SuaraJatim.id - Sidang paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia di DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (16/8/2019), hanya dihadiri 5 orang. Total anggota DPRD Sumenep adalah 50 orang.
Berdasarkan data yang diterima Suara.com, wakil rakyat yang mengikuti rapat tersebut di antaranya Ketua DPRD Herman Dali Kusuma, dua politikus PDIP Umar dan Zainal Arifin, dan dua orang lainnya politisi PPP yaitu Subaidi dan Syaiful Bari.
Bupati Sumenep A Busyro Karim juga terlihat dalam sidang paripurna istimewa mendengarkan pidato Presiden Jokowi dalam rangka menyambut HUT ke 74 Republik Indonesia, yang digelar setiap tahun itu.
Padahal, rapat istimewa tersebut bersifat penting dan tidak harus dikalahkan dengan kegiatan lain. Sebab, pidato yang disampaikan Presiden Jokowi menyangkut visi misi dan juga pembangunan Indonesia ke depan.
Sekretaris DPRD setempat Sustono enggan memberikan komentar mengenai sebab dan alasan 45 wakil rakyat tidak hadir.
"Kami hanya memfasiltasi kegiatan ini, masalah alasannya, kami tidak tahu, nanti kami cek lagi di absensi. Biasanya kalau izin itu melalui fraksi,” kata mantan Kadishub ini kepada sejumlah awak media.
Untuk diketahui, anggota DPRD Sumenep periode 2014 – 2019 akan segera berakhir, sebab anggota dewan terpilih 2019 – 2024 dan yang telah ditetapkan oleh KPU akan dilantik pada Rabu (21/08) pekan depan.
Kontributor : Muhammad Madani
Berita Terkait
-
Jadi Lokasi Prostitusi Pemerkosaan Gadis Belia, Indekos Desa Kolor Ditutup
-
Tak Terima, Keluarga Korban Kecelakaan Pecahkan Kaca Truk
-
Diduga soal Asmara, Warga Sumenep Dibacok saat Menyiram Tembakau
-
Perahu Tenggelam di Sumenep, Polisi Selidiki Dugaan Kelebihan Muatan
-
Korban Perahu Tenggelam di Sumenep Sebagian Besar Adalah Santri
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang