Perubahan nasib mulai dirasakannya saat masuk masa SMA. Noviana mulai menekuni olahraga Panahan, bahkan sempat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagai bagian dari kontingen Surabaya.
"SMA sibuk dengan Panahan, sempat ikut pertandingan resmi seperti Porprov Jawa Timur, dapat medali emas dan perak, bonusnya saya buat bayar sekolah dan buka usaha kecil-kecilan," katanya.
Namun, saat masuk kuliah di Universitas Airlangga, Noviana memilih berhenti dan fokus belajar ilmu hukum yang dipilihnya.
"Saat kuliah, berhenti total dari Panahan, sejak awal kuliah enggak minta uang ke orang tua. Saat mendaftar kuliah pun saya membayar biaya pendaftaran pakai duit sendiri dari sisa Porprov," paparnya.
Keputusan berhenti dari dunia olahraga, pun berdampak pada pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupanya. Sehingga, dia harus mencari peluang lain untuk bisa membiayai kebutuhan sehari-hari dan memenuhi keperluan kuliah.
"Waktu kuliah serabutan hingga dua tahun, terus magang mendapat uang saku dari LBH. Ya cukup buat beli buku dan bayar kuliah, kan LBH-nya milik kampus sendiri," tambahnya.
Setelah lulus dan menjadi wisudawan terbaik, Noviana masih memiliki keinginan melanjutkan studi di magister hukum. Pun sembari menunggu pembukaan CPNS di Kemenkumham Jawa Timur.
"Inginnya sih ngelanjutin magister hukum, sembari tunggu lowongan CPNS Hakim," ujarnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Sosok Idris, Anak Petani Lulusan Terbaik di Akpol 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
LKPJ 2025 Penuhi Standar Regulasi, Gubernur Khofifah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Alvi Maulana Dituntut Penjara Seumur Hidup karena Mutilasi Sang Kekasih di Mojokerto
-
Momentum Paskah, BRI Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Bantuan Sembako
-
Maut Menjemput di Pinggir Jalan Robatal: Keluh Tak Enak Badan Jadi Pesan Terakhir Sujai