Sepulang dari kunjungan itu, Bung Karno lantas menitipkan Kyai Gadakan ke RM Sajid yang kemudian menyimpannya di Ndalem Pojok yang kini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya. Dan Bung Karno, ujar Kushartono, entah lupa atau sengaja, tidak pernah mengambil atau meminta kembali pusaka tersebut.
Andri Setiawan, pecinta tosan aji yang memimpin jamasan Kyai Gadakan mengatakan bahwa kedua pusaka tersebut dibuat oleh Mpu Supo yang menciptakan Keris Kyai Sengkelat untuk Raja Brawijaya dari Majapahit.
"Tombak itu jenis Kyai Totog. Kerisnya jenis Kyai Sengkelat yang memang diperuntukkan buat raja," ujarnya, sembari menambahkan kemungkinan kedua pusaka milik Bung Karno tersebut dibuat pada era awal Mataram Islam atau era akhir Majapahit.
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan