SuaraJatim.id - Penemuan Arca Jaladwara berbentuk Garuda di Sendang Sumberbeji, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang diduga berasal dari peninggalan masa Majapahit.
Dari temuan itu, Kepala Desa Kesamben WS Yudha (53) berencana menjadikan tempat yang diduga menyerupai petirtaan atau dikenal dengan Sendang Sumberbeji yang di dalamnya terdapat arca-arca sebagai tempat wisata.
"Saya berkeinginan untuk menjadikan ini sebagai tempat wisata. Yang awalnya kita sebagai pelestarian, 'ini lho rekonstruksinya nenek moyang kita.' Kita jadikan museum juga kalau bisa," kata Yudha saat ditemui di lokasi penemuan arca, Rabu (18/9/2019).
Ia berharap dan meminta doa supaya mendapatkan dana untuk bisa mewujudkan keinginannya. Ia menyebut jika pembuatan tempat wisata juga sebagai bentuk pengenalan Desa Sumberbeji kepada masyarakat luas.
"Kalau ada dana nanti mudah-mudahan saya minta doanya. Yang sebelah juga kita adakan jadi Ada dua, rekreasi religi dan rekreasi biasa.
Hingga kini, tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur masih melakukan ekskavasi dari penemuan arca ini. Lumpur dan air yang menimbin serta menutupi arca-arca tersebut akan dikuras untuk memperlihatkan secara keseluruhan bentuknya.
Diberitakan sebelumnya, Warga Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang digegerkan dengan penemuan arca Jaladwara yang membentuk kepala garuda. Benda kuno tersebut ditemukan saat warga akan membuat sumber baru di sebuah sendang atau kolam di desa tersebut pada Senin (9/9/2019) lalu.
Kontributor : Arry Saputra
Baca Juga: Selain Arca, BPCB Jatim Temukan Mata Uang Gepeng Dari Dinasti Yuan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit