SuaraJatim.id - Ratusan mahasiswa dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Jawa Timur menggelar aksi di depan Mapolda setempat, Senin (30/9/2019). Mereka menuntut penuntasan kasus penembakan terhadap mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Ketua DPD IMM Jawa Timur Andreas Susanto dalam orasinya, mendesak Kapolri Jenderal Tito segera melakukan tindakan tegas dengan menuntaskan kasus penembakan terhadap dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Randi (21) dan Muh Yusuf Kardawi (19) saat unjuk rasa di gedung DPRD Sultra.
"Segera usut penembakan terhadap Randi dan Yusuf. Apabila tak diusut kematian mereka, kami menuntut Tito mundur dari Kapolri," kata Andreas.
Sebelumnya, pihak kepolisian telah melibatkan IMM dalam proses investigasi kasus penembakan dua mahasiswa tersebut. Namun kata Andreas, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi perkembangannya.
"IMM dilibatkan dalam pengusutan kasus penembakan, saat ini masih proses investigasi ada gabungan dari IMM dan AMM, juga keluarga. Sampai hari ini belum ada informasi," ujarnya.
Lebih lanjut, Andreas mengatakan, dalam aksi kali ini, selain mendesak Polri segera memberi sanksi kepada aparat yang menembak Randi, massa aksi juga menolak RUU bermasalah.
Mereka juga mendesak Joko Widodo Presiden untuk aktif memberikan respons terhadap setiap tindakan represif aparat kepolisian kepada mahasiswa dan aktivis.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Wiranto Sebut Aparat Tidak Anti Demokrasi, Cuma Anti Kerusuhan
Berita Terkait
-
Soal Kekerasan Kepada Mahasiswa, Wasekjen Demokrat Minta Kapolri Mundur
-
Investigasi Kematian Dua Mahasiswa UHO, Polisi Libatkan Ombudsman
-
Rekannya Tewas Tertembak saat Demo, IMM Desak Kapolri Mundur
-
Sisir TKP Mahasiswa UHO Tewas, Polisi Temukan 3 Selongsong Peluru di Got
-
Dua Mahasiswa UHO Tewas saat Demo di Kendari, PDIP: Usut Tuntas!
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Meredam Gejolak Zakat ASN: Pemkab Bondowoso Akhirnya Revisi Aturan Kontroversial
-
Gagal Total! Aksi Nekat Pengunjung Lapas Porong Sembunyikan Ekstasi di Dalam Mulut
-
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Penjara
-
Gunung Gombak Membara 8 Jam: Api Nyaris Jilat Rumah Warga, 15 Hektar Ludes Jadi Abu
-
Horor di Sampang: Bocah Di bawah Umur Digilir 27 Predator, 14 Pelaku Masih Berkeliaran