SuaraJatim.id - Tersangka Muhammad Imron Rusyadi (20) yang menjadi DPO kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Bangkit Maknutu Dinurat (32) berhasil ditangkap polisi di Sleman, Yogyakarta.
Kepada awak media, Imron mengaku ide untuk mengeksusi korban di Cangar berasal dari dirinya secara spontan.
"Waktu beraksi saya dimintai tolong sama Bambang, yang punya ide buang ke Cangar itu saya. Saya lakukan secara spontan," katanya, Selasa (22/10/2019).
Ia juga mengaku menyesali perbuatannya yang telah melakukan penculikan dan pembunuhan berencana terhadap Bangkit.
"Iya saya menyesal, menyesal banget," katanya.
Sementara itu, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata mengatakan sebelum dibuang di Cangar, Kota Batu Malang, korban diikat Imron menggunakan ikat pinggang miliknya.
"Tersangka Imron mengikat korban dengan sabuk miliknya serta menutupi kepala korban dengan kaus korban. Dia juga ikut memukuli korban sebanyak lebih dari 10 kali," katanya.
Setelah keenam pelaku memukuli korban, tersangka Imron kemudian menentukan lokasi untuk mengeksekusi korban. Korban dibuang di atas Sungai Watu Ondo tepatnya di Jembatan Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumi Aji Batu, Malang.
"Dia juga ikut membawa korban dari UMC ke TKP untuk membantu melakukan eksekusi," ujarnya.
Baca Juga: DPO Pembunuhan Sales Suzuki Ditangkap di Sleman, Polisi Temukan Samurai
Untuk diketahui, seorang Bangkit seorang Sales Suzuki diculik kawanan orang di Surabaya saat mengikuti training di United Motors Centre (UMC) Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
Saat diculik ia dipukuli hingga kemudian dieksekusi di Cangar. Jasad Bangkit ditemukan di dalam Sungai Watu Ondo, tepatnya berada di bawah Jembatan Cangar I, Dusun Jurang Kuali, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumi Aji, Batu, Malang.
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
ADVAN Ajak Komunitas Pelari Malang Hidup Aktif lewat Run Like a Pro
-
BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat
-
Nekat! Kecanduan Judi Online, Dua Remaja Bobol 13 Sekolah di Tuban-Rembang
-
Pilu! Hilang Dini Hari, Mbah Lastri Ditemukan Tak Bernyawa di Jurang Magetan
-
BRI Peduli Temani Langkah Mahesa, dari Jalan Kaki Terjebak Banjir Rob Kini Pakai Sepeda