- Seorang pelajar SMP di Pamekasan terlibat dalam video asusila yang viral di media sosial sejak April 2026.
- Polres Pamekasan telah mengamankan terduga pelaku sejak 8 April 2026 dan meningkatkan kasus ke tahap penyidikan intensif.
- Polisi kini memburu penyebar konten asusila tersebut serta mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video demi perlindungan anak.
SuaraJatim.id - Jagat media sosial di Pamekasan mendadak guncang. Sebuah tagar bertajuk #PamekasanViral mendominasi percakapan di berbagai platform selama beberapa hari terakhir.
Di balik tagar tersebut, terselip sebuah konten asusila berdurasi 4 menit 27 detik yang melibatkan sosok yang seharusnya masih duduk di bangku sekolah untuk menuntut ilmu.
Kenyataan pahit terungkap. Pemeran dalam video tersebut adalah seorang pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pamekasan.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan bergerak cepat merespons keresahan publik. Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas sejak video tersebut mulai merayap di layar-layar ponsel warga.
"Terduga pelaku sudah kita amankan sejak 8 April 2026. Saat ini proses hukumnya telah ditingkatkan ke tahap penyidikan intensif," ujar IPDA Yoni kepada awak media, Jumat (17/4/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa terduga pelaku merupakan siswa kelas 9 di salah satu SMP Negeri di Pamekasan.
Mengingat statusnya yang masih di bawah umur, polisi sangat berhati-hati dalam memberikan detail identitas demi mematuhi Undang-Undang Perlindungan Anak.
Namun, fokus polisi tidak berhenti pada pemeran video saja. Fokus yang lebih besar kini diarahkan pada siapa orang pertama yang tega mengunggah dan memviralkan aib digital tersebut hingga menjadi konsumsi publik.
"Kami sudah mengamankan pelaku dalam video, tetapi tugas kami belum selesai. Tim saat ini sedang melakukan penelusuran mendalam untuk mencari siapa penyebar video tersebut," tegas IPDA Yoni.
Baca Juga: Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar
Kasus ini menjadi alarm keras bagi para orang tua dan pendidik mengenai literasi digital anak di bawah umur. Video yang sudah terlanjur tersebar meninggalkan jejak digital yang sulit dihapus, yang berpotensi menghancurkan masa depan sang anak selamanya.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Pamekasan mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat. Berbagi atau menyebarluaskan konten asusila, terlebih yang melibatkan anak di bawah umur, bukan sekadar tindakan tidak etis, melainkan pelanggaran hukum serius yang bisa berujung pada jeruji besi melalui UU ITE.
“Kami memohon dengan sangat agar masyarakat tidak turut menyebarluaskan konten video ini. Tolong pikirkan masa depan anak yang ada di dalamnya. Serahkan seluruh penanganan kepada kami,” tutup IPDA Yoni.
Berita Terkait
-
Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar
-
Bukan Ompreng Tapi Kresek: Skandal MBG di Sampang yang Bikin Satgas Geram
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Polisi Bongkar Rumah Produksi Petasan Ilegal di Pamekasan, Ratusan Barang Bukti Disita
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot
-
Drama Hilangnya Backpacker Madiun di Korea:Pihak Travel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Misteri 4 Bulan Kematian Nisarofatin Petani Lumajang: Polisi Pastikan Bukan karena Racun