SuaraJatim.id - Aliansi Persatuan Perjuangan Rakyat yang terdiri dari elemen buruh dan mahasiswa menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur pada Senin (28/10/2019). Bahkan, Aliansi Mahasiswa Papua juga turut serta dalam aksi ini.
Massa terlihat membawa poster bertuliskan dukungan terhadap Veronika Koman hingga isu-isu yang terjadi di Papua seperti 'We are Veronica Koman', 'Vero Our Hero', Buka Akses Jurnalis di Papua', dan 'Bebaskan Tanpa Syarat Tahanan Politik Papua'.
Seorang perwakilan AMP menyampaikan Rakyat Papua juga peduli dengan kondisi bangsa yang terancam oligarki. Untuk itu mereka turut serta dalam aksi ini untuk membuktikannya.
"Kita dari Aliansi Mahasiswa Papua bergabung di sini, kami menunjukan bahwa kami memang peduli pada rakyat yang tertindas," kata dia melalui pengeras suara.
Tuntutan yang di bawa massa ini berupa desakan ke pemerintah Indonesia untuk mencabut segala RUU yang merugikan rakyat serta pelemahan terhadap KPK. Tuntutan lainnya berupa penuntasan kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Papua sejak 1961 hingga saat ini.
"Peristiwa yang terjadi di Papua masih sangat segar diingatan kita, peristiwa pelanggaran HAM yang terjadi sejak 1961 hingga sekarang," ungkapnya.
Selain itu, massa juga meminta pemerintah untuk memberikan akses dan keterbukaan informasi kepada jurnalis di Papua. Pemerintah juga dituntut untuk segera membebaskan aktivis kemanusiaan.
"Papua tidak sedang baik-baik saja, masih gelap dari dunia informasi, akses jurnalis dibatasi. Aktivis yang sadar dan bersolidaritas dengan rakyat Papua malah dikriminalisasi oleh negara. Segera tarik aparat militer yang ada di Papua dan Papua Barat," ucapnya.
Kontributor : Arry Saputra
Baca Juga: Gara-gara Peristiwa Grahadi, Aksi Lanjutan Surabaya Menggugat Batal Digelar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Lebaran Terakhir di Tuban Sebelum Gugur di Langit Kalimantan: Sosok Kapten Marindra di Mata Warga
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Blunder Admin KDMP di Blitar Viral, Berujung Maaf dari Sang Ketua
-
Akhir Drama Keluarga di Tulungagung: Tangis Bahagia Pasutri Beda Negara Bisa Peluk Kembali Buah Hati
-
KPK 'Obrak-abrik' Surabaya dan Tulungagung: Jejak Panas Gatut Sunu dan Temuan Uang di Kantor Setda
-
Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Kepala Dinas ESDM Jatim, Pastikan Pelayanan Publik Bidang ESDM Baik