SuaraJatim.id - Kepolisian Resor (Polres) Malang mengungkap kasus eksploitasi anak di bawah umur yang terjadi di tempat karaoke di wilayah tersebut.
Polisi mengungkap korban, sebut saja bernama Melati (15), warga asal Lumajang Jawa Timur, dipekerjakan sebagai pemandu lagu sekaligus melayani tamu hidung belang di Karaoke Reva Desa Sumberpucung Kabupaten Malang.
Kasubbag Humas Polres Malang AKP Ainun Djariyah mengatakan polisi telah menangkap dua tersangka, yakni perempuan berinisial TR alias Reva (32) warga asal Magetan yang juga pemilik karaoke dan perempuan inisial KA (25) warga Turen Kabupaten Malang.
Keduanya diciduk karena diduga terlibat perdagangan anak atau eksploitasi secara ekonomi atau seksual.
"Kedua tersangka kami tangkap di TKP Karaoke Reva Jalan Nusantara, Sumberpucung, Malang," kata Ainun saat dikonfirmasi pada Selasa (5 /11/ 2019).
Ainun melanjutkan, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan orang tua Melati ke Polsek Sumberpucung pada Senin (4/11/2019) lalu. Saat itu pelapor mengaku kehilangan anaknya sejak Kamis (31/11/2019).
"Menurut info yang didapatkan, bahwa korban berada di wilayah Sumberpucung," katanya.
Berdasarkan interogasi awal, tersangka TR mengaku berperan menampung dan mempekerjakan korban. Sedangkan, tersangka KA berperan sebagai perekrut.
"Dan dari hasil interogasi diketahui selain sebagai pemandu lagu, korban juga disuruh oleh tersangka TR untuk melayani para tamu melakukan hubungan seksual dan tersangka TR mendapatkan keuntungan dari perbuatan tersebut," katanya.
Baca Juga: Asyik Nyanyi di Room, Pengunjung Ditikam Suami LC Karaoke
Kekinian, kedua tersangka ditahan di Polsek Sumberpucung untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Keduanya diancam dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan Undang Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026