SuaraJatim.id - Selain menyisahkan kenangan berupa karya dari kertas lipat yang dibuatnya, Almarhumah Irza Amira, korban ambruknya atap SDN Gentong di Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, juga memiliki permintaan kepada kedua orang tuanya sebelum meninggal.
Amira, sapaan Irza Amira, pernah berkeinginan atau minta kepada orang tuanya untuk pergi berkunjung ke kebun binatang yang bertempat di Taman Ria Suropati, Kota Pasuruan.
Namun, keinginannya tersebut belum tercapai setelah Irza mengalami kejadian nahas akibat insiden yang terjadi di sekolahnya.
"Ada permintaan, dia itu kepingin ke kebun binatang hewan, terus saya menyanggupi, 'Hari minggu ayah libur, anak libur jadi bisa sekeluarga. Itu di Suropati pemandian Pasuruan. Ada kolam renang ada pemandian ada kebun binatangnya juga," ungkap ayah Irza Amira, Jubair kepada Kontributor Suara.com pada Kamis (6/11/2019).
Karena tak kuasa membendung air matanya saat menceritakan permintaan terakhir yang diminta oleh anak sulungnya itu, Jubair akhirnya meneteskan air mata sembari memegang kenangan karya seni buatan anaknya tersebut.
Selama beberapa menit, Jubair masih tertunduk dan menangis mengenang mendiang anaknya. Ia pun kembali menceritakan secara perlahan ketika anaknya meminta untuk pergi melihat hewan-hewan di kebun binatang.
"Anak libur, saya libur, ayo bareng-bareng minggu sekeluarga berangkat. Dia seneng banget dan bilang tanya, 'Kapan si yah Hari Minggu? Seperti enggak sabar gitu," kenangnya melanjutkan cerita.
Jubair mengaku sempat menanyakan untuk pergi ke tempat lain seperti kolam renang, namun anaknya tersebut tak mau dan berkeinginan untuk tetap pergi ke kebun binatang. Namun, kejadian nahas yang terjadi pada Selasa (4/11/2019) membuat Jubair tak bisa mewujudkan keinginan anaknya.
"Lah kok selasa kejadian seperti ini. Saya pernah tanya, kolam renang nak gamau disini kan ada kebun binatang jadi satu di daerah ranggeng Suropati. Itu belum saya wujudkan belum kesampaian dan sudah almarhum. Itu yang membuat saya menyesal kenapa enggak dulu-dulu," sesalnya.
Baca Juga: Kisah Amira, Korban Ambruknya Atap SD yang Selalu Bersemangat Sekolah
Bahkan, sebelum meninggal almarhum Irza Amira seringkali meminta gendong ayahnya selama empat hari berturut-turut.
"Sebelum meninggal anak saya minta gendong kurang lebih selama empat hari sebelum kejadian ini," ucapnya.
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Selangkah Lagi Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi Haji, Saudia Airlines Mulai Cek Kesiapan
-
Nekat Jualan Dekat Masjid, Toko Miras di Blitar Akhirnya Digembok
-
Rekor MURI Esther Irawati: Profesor AI Perempuan Termuda RI yang Perangi Hoaks Lewat Mata Digital
-
Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan
-
Pemuda Trowulan Tewas Hantam Bokong Dump Truk yang Parkir di Bahu Jalan