SuaraJatim.id - Polsek Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur, membekuk mantan Mantan Kepala Dusun Bunder, Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, berinisial AH. Pria 57 tahun itu diduga menyodomi karyawannya yang masih di bawah umur.
Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifudin mengatakan kasus sodomi itu terjadi sejak Februari 2018 sampai 7 November 2019. Adapun korbannya adalah remaja berinisial R (13) dan D (15), yang tinggal di wilayah Kecamatan Kabat.
“Hasil visum korban lalu dikembangkan dengan penyelidikan oleh aparat. Pelaku mengakui telah melakukan sodomi terhadap R 5 kali dan D 6 kali,” ujar Arman seperti diberitakan Beritajatim.com - jaringan Suara.com, Kamis (5/12/2019).
Arman menuturkan, pelaku menggunakan sejumlah cara saat membujuk korban untuk melampiaskan hasratnya. Yaitu, memberi uang senilai Rp 50 ribu setiap kali melakukan aksi.
Kedua korban tak berani menolak karena diancam bakal dikeluarkan dari pekerjaannya.
“Kebetulan korban bekerja sebagai kuli angkut di gudang buah milik pelaku,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan pelaku, dirinya bukan orang pertama yang melakukan sodomi kepada kedua anak tersebut. Artinya, baik R dan D telah melakukan hal yang sama dengan orang lain.
“Bukan saya yang mengawali dia pak, anak itu sebelumnya sudah dengan orang lain. Ya, saya khilaf dan menyesal,” ucap AH yang juga juragan buah ini.
Imbas dari sodomi itu, korban R mengalami sakit di saluran kemih. Sedangkan D menderita infeksi menular seksual (IMS).
Baca Juga: Ganjaran 20 Tahun Penjara Bagi Guru Pelaku Sodomi 20 Siswa di Sumbar
Polisi kini sedang mengembangkan kasus ini untuk mengetahui indikasi korban maupun pelaku yang bertambah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jatim Cegah Stunting, Gubernur Khofifah Bagikan Paket Gizi bagi Ibu Hamil dan Balita di Pacitan
-
Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81
-
Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi
-
Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya
-
Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung