SuaraJatim.id - Merasa geram lantaran mengaku kerap dianiaya saat ribut mulut, Nur Faidah nekat menginjak kemaluan suaminya, Syamsul Arifin (35).
Peristiwa itu diceritakan Nur saat diperiksa Polres Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (22/12/2019). Nur diperiksa polisi lantaran laporan dari keluarga suaminya pada Jumat (13/12/2019) lalu.
Nur menginjak kelamin suaminya, hingga pingsan dan dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Di depan polisi, Nur mengaku tak tahan lagi hidup bersama suaminya. Sebab, selain ringan tangan, Syamsul juga disebut memiliki selingkuhan. Hal itu yang membuah Nur gerah sehingga meminta untuk diceraikan.
"Saya sudah enggak kuat dengan sikap dan perilakunya yang seenaknya sendiri. Bahkan setiap bertengkar selalu main pukul. Ya namparnya di wajah ini. Saya ingin cerai dengan dia (Syamsul),” ujar Nur di ruangan Unit PPA Polres Probolinggo.
Ibu satu anak itu mengaku aksi ijak alat vital suaminya itu dilakukan secara spontan. Aksi itu dilakukan lantaran Nur sudah lama memendam amarah.
"Saya enggak sengaja. Waktu itu saya marah karena cekcok dengan suami," katanya seperti dikutip Batamnews.co.id--jaringan--Suara.com.
Keretakan hubungan pasutri itu berawal karena masalah ekonomi. Nur diketahui sudah 16 tahun membina bahtera rumah tangga dengan Syamsul.
Namun, setelah sang suami merantau di Malaysia, Nur sudah dua kali memergoki Syamsul berselingkuh dengan wanita lain.
Baca Juga: Demi Selingkuhan, Pria Ini Tega Aniaya Istri dan Bawa Kabur Sepeda Motor
Saking geramnya, Nur pun mengaku membalas suaminya dengan cara berselingkuh dengan pria.
"Dulu sebelum merantau, bertengkarnya gara-gara ekonomi. Sekarang setelah merantau, ributnya soal selingkuh. Suami saya ketahuan selingkuh 2 kali. Jadi saya ikut membalas selingkuh juga. Tapi sekarang saya menyesal sudah keterlaluan,” katanya.
Berita Terkait
-
Aksinya Viral, Istri Muda Penganiaya Suami Stroke Dibawa ke RS Jiwa Grogol
-
1.219 Wanita Gugat Cerai Suami, Kebanyakan Tepergok Selingkuh Lewat Chat
-
Aniaya Lelaki Stroke sambil Direkam, Tenyata Pelakunya Istri Kedua
-
Bahaya Pernikahan Usia Dini, Mulai dari Gangguan Fisik hingga Mental
-
Demi Selingkuhan, Pria Ini Tega Aniaya Istri dan Bawa Kabur Sepeda Motor
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB