SuaraJatim.id - Debby Maulana, pria asal Singosari, Malang, Jawa Timur mengelabuhi Yosi Andika, istrinya sendiri dengan mengaku hilang. Istri Yosi yang panik melaporkan kejadian ini ke polisi hingga laporan hilangnya Debby sampai menjadi viral di media sosial.
Kejadian ini diceritakan oleh seorang polisi yang ikut menyelidiki laporan orang hilang yang dibuat oleh Yosi. Polisi itu adalah Abimanyu pemilik akun Twitter @prabu_abimanyu yang cuitannya diunggah pada Sabtu (4/1/2020).
"Jadi tanggal 1 Januari ada seorang istri (Yosi) panik karena suaminya (Debby) hilang dari rumah. Tambah panik karena ada orang yang chat ke whatsapp kalau melihat suaminya di pinggir jembatan sedang bersama orang lain dan sepertinya akan didorong ke sungai," tulis Abimanyu, seperti dikutip Suara.com, Senin (6/1/2020).
Mendapat kabar seperti itu, Yosi panik ditambah ponsel suaminya ada di rumah. Sehingga benar-benar tidak ada kabar dari Debby.
Yosi kemudian membuat postingan di media sosialnya dan lapor ke Polsek Singosari. Ia pun mengunggah surat tanda laporan polisi itu ke media sosialnya.
"Namanya laporan penculikan pasti jadi heboh dan prioritas karena menyangkut keselamatan jiwa. Akhirnya kami turunkan banyak personel untuk cari," tulis Abimanyu.
Polisi kemudian cek TKP dan benar kalau ada motor Debby terparkir di deket masjid.
"Nggak mau ambil resiko, akhirnya informasi disebar ke seluruh jajaran. Kami hubungi relawan untuk membantu menyusuri sungai untuk memastikan si suami nggak jatuh ke sungai, tapi hasilnya nihil," ujar Abimanyu.
Hari kedua pencarian, polisi memperluas pencarian sampai ke Sidoarjo karena ada informasi keberadaan pengirim informasi ada di sana.
Baca Juga: Cerita Nenek Sanami Nyaris Hanyut Diterjang Banjir Bandang di Lebak
Anehnya, si pemberi informasi tidak mau ditelepon untuk konfirmasi dia mendapat informasi tersebut darimana. Abimanyu menunjukkan tangkapan layar percakapan dari pemberi informasi kepada Yosi seperti berikut ini.
Lalu pada hari Jumat (3/1/2020) pukul 22.30 WIB si suami (Debby) pulang ke rumahnya dan mengaku kalau diculik orang dan dibawa ke hutan.
"Tapi karena setelah dicek alibinya janggal, akhirnya suami ngaku kalau itu cuma Prank karena istrinya ulang tahun tanggal 1 Januari," ungkap Abimanyu.
Menurut penjelasan Abimanyu, Debby mengaku memang sengaja ngeprank seolah-olah dia hilang dan dicelakai orang. Tujuannya hanya untuk memberikan kejutan untuk sang istri.
"Supaya lebih meyakinkan dia (Debby) beli momor baru dan chat ke nomernya supaya istrinya khawatir. Begitu viral dan istrinya laporan ke polisi, baru dia panik dan mengarang cerita," tutur Abimanyu.
Kakak Debby juga mengaku khawatir setelah Debby menghilang. Tapi dia juga sudah merasa ada hal yang janggal.
Berita Terkait
-
Minggu Pagi, Malang Diguncang Gempa 4,8 SR
-
Sekap 4 Anaknya hingga Dewasa, Emak Munah Berdalih Dapat Bisikan Gaib
-
Ibu di Malang Tega Sekap Empat Putrinya Puluhan Tahun Hingga Alami Depresi
-
Viral, Wanita Dilaporkan Hilang di IG Polda DIY Mengaku Cuma Prank
-
Duh, Selama 2019 Angka Bunuh Diri di Gunungkidul Mencapai 33 kasus
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB