SuaraJatim.id - Seorang tahanan dikabarkan berhasil melarikan diri dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil Pasuruan pada Sabtu (4/1/2020). Tahanan yang berhasil melarikan diri tersebut diketahui bernama Sipaul Hadi (21) yang terlibat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor.
Pemuda asal Dusun Dadapan, Desa Oro-oro Bulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan itu berhasil kabur dengan memanfaatkan sikat gigi dan korek api. Meski begitu, pihak Rutan Bangil mengaku lengah, sehingga Sipaul lari dari dalam selnya.
"Tahanan kabur di saat penjaga tidak fokus menjaga di lokasi pelariannya," kata Kepala Rutan Bangil Wahyu Indarto seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com pada Selasa (7/1/2020).
Wahyu mengemukakan, saat kejadian tersebut ada dua penjaga di pos depan. Sementara pos di bagian atas seharusnya ditempati tiga penjaga dari seharusnya empat penjaga.
Lebih lanjut, ia mengatakan semua pergerakan tahanan terekam kamera CCTV. Dari rekaman itu, diketahui Sipaul melarikan diri pada pukul 03.40 WIB. Namun, petugas baru menyadari ada tahanan kabur satu jam lebih setelahnya.
Dari hasil investigasi dan rekaman CCTV, Sipaul kabur dengan merusak plafon sel isolasi yang dibakarnya. Diduga, dia menyulut sikat gigi dari plastik mengunakan korek apik, kemudian membakar plafon dari kayu.
Setelah berhasil membuat lubang di plafon, Sipaul meregangkan jeruji besi yang berkarat di lapisan luar plafon.
"Kemudian dia memanjat plafon setinggi empat meter dengan bantuan sarung yang biasa ia gunakan untuk salat. Sarung ia kaitkan, dan dibuat untuk membantunya memanjat. Setelah itu, ia masuk ke atas plafon dan membuka genteng kamar tempat dia ditahan," katanya.
Tak lama, setelah berhasil keluar dari sel isolasi, tahanan melompat ke sel Blok C. Kemudian melompat dari ketinggian dan keluar dari kawasan rutan.
Baca Juga: Sembunyi di Kebun, Polisi Lumpuhkan Tahanan Kabur dengan 3 Tembakan
"Dugaan kuatnya, tahanan ini terluka sebab menerabas kawat berduri di dinding luar rutan," jelas Wahyu.
Sebelum kabur, Sipaul ditempatkan di sel isolasi karena bermasalah dengan tahanan lain.
"Itu karena tahanan ini sudah memiliki perkara dengan tahanan lainnya. Jadi, misal disatukan bisa berpotensi tawuran," katanya.
Sipaul merupakan residivis kasus curanmor yang masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Bangil. Ia ditangkap Satreskrim Polres Pasuruan pada pertengahan Oktober 2019.
Berita Terkait
-
Sembunyi di Kebun, Polisi Lumpuhkan Tahanan Kabur dengan 3 Tembakan
-
Demi Hadiri Pernikahan Anaknya Jadi Alasan Adrian Nekat Kabur dari Tahanan
-
Gergaji Jeruji Sel, 4 Tersangka Narkoba Kabur dari Mapolresta Malang Kota
-
Polisi: 8 dari 9 Tahanan Kabur di Polsek Pangkalan Kerinci Riau Tertangkap
-
Jebol Tembok Rutan, 9 Tahanan Polsek Pangkalan Kerinci Kabur
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
22 Ribu Tiket Kereta Lebaran dari Malang Diskon 30% Masih Tersedia, Cek Daftarnya!
-
Safari Ramadan, Momen Kaesang Pangarep Disuguhi Sate di Ponpes Nurul Qadim Probolinggo
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah