SuaraJatim.id - Satuan Reserse Kriminal Polres Bangkalan, mengungkap kasus penculikan terhadap anak di bawah umur. Diketahui, korban berinisial ZA (12 tahun) yang kini duduk di bangku kelas 1 SMP.
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan, penculikan yang dilakukan tersangka berinisial ABD (36) bertujuan untuk menagih fee proyek yang dijanjikan ayah korban kepadanya.
"Karena uang fee yang dijanjikan tak kunjung keluar, tersangka nekat menculik anaknya dengan dalih untuk menakuti agar fee segera keluar," kata Rama, Sabtu (11/1/2020).
Rama menceritakan, kronologis penculikan terjadi pada bulan Desember 2019. ABD yang telah mengetahui aktivitas korban membuntuti korban saat hendak pergi sekolah.
"Korban saat itu berangkat sekolah mengendarai motor. Saat di jalan, korban dihentikan tersangka dan langsung ditarik ke dalam mobil. Kemudian rekan tersangka bertugas membawa motor korban ke rumah tersangka," terangnya.
Seusai berhasil menculik korban, lanjut Rama, tersangka menyembunyikan korban di tiga tempat selama delapan hari di sekitaran Bangkalan, yakni rumah tersangka, rumah kerabat dan rumah mertua tersangka.
"Selama delapan hari korban disembunyikan di tiga tempat. Yakni rumah tersangka, rumah kerabat dan rumah mertua tersangka," tegasnya.
Pelarian tersangka berakhir di Bandara Juanda Sidoarjo. Saat itu, tersangka hendak melarikan diri. Namun, polisi telah mengendus gerak-gerik tersangka dan berhasil menagkapnya di Bandara Juanda.
"Kami tangkap di Bandara Juanda saat akan melarikan diri. Kami akan terus mendalami dan menelusuri kasus ini lebih lanjut. Untuk pasal yang dilanggar yakni Pasal 83 Jo Pasal 86F UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan kurungan penjara maksimal 15 tahun."
Baca Juga: Bopong Anak Tetangga, Pria Diduga Penculik Ditangkap Warga
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Belum Pernah Nikah, Kakek Sugiono Tega Cabuli Balita Tetangga
-
Eks Ketua Timses Jokowi Mau Ikut Pilkada Surabaya via Partai Gerindra
-
Ikut Rakernas PDIP di Jakarta, Risma Tetap Kerja Awasi Pompa Air Surabaya
-
21 Orang Prostitusi Terselubung DItangkap, 3 Orang dibekuk di Ranjang
-
Koleksi Video Porno, Kakek Sugiono Perkosa Anak dari Perawan hingga Hamil
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi