SuaraJatim.id - Rivaldi (19) warga Desa Banjararum Kecamatan Singosari Malang Jawa Timur terpaksa berurusan dengan polisi. Lantaran pemuda pengangguran ini menganiaya M Arifin (36) warga Desa Tunjung Tirto Kecamatan Singosari Malang.
Kapolsek Singosari Kompol Untung menjelaskan, kronologi bermula saat pelaku sedang nongkrong dengan teman perempuannya berinisial P yang masih duduk di bangku sekolah madrasah tsanawiyah, pada Selasa (14/1/2020) lalu sekitar pukul 13.00 WIB.
Pelaku lantas menawari rokok kepada gadis tersebut. Korban yang melihat peristiwa tersebut kemudian menegur pelaku. Alasan korban menegur pelaku, lantaran di lokasi tersebut masih berada di kawasan atau lingkungan pondok pesantren.
"Mas, ini anak pesantren enggak seyogyanya sampeyan kayak gini. Sampeyan harus punya sopan santun, karena anak pesantren di sini juga menimba ilmu kok diganggu-ganggu,” ujar Kompol Untung mengutip perkataan korban pada Kamis (16/1/2020).
Bukannya menerima teguran tersebut, pelaku malah membentak dan memaki-maki korban. Saat akan memotret pelaku dengan handphone miliknya, korban malah mendapatkan bogem mentah pada bagian kiri kepala. Akibat peristiwa tersebut, korban memutuskan melapor ke polisi.
"Kami tangkap keesokan harinya (15/1/2020) tanpa perlawanan di rumah pelaku," sambung dia.
Polisi menjerat Rivaldi sesuai pasal 351 (1) KUHP tentang penganiayaan, ancaman hukumannya maksimal dua tahun delapan bulan kurungan penjara.
Kontributor : Aziz Ramadani
Baca Juga: Disekap Selama Satu Minggu, Komplotan Penculik di Pulomas Aniaya Korbannya
Berita Terkait
-
Pelajar Bunuh Begal di Malang Jalani Sidang Perdana Secara Tertutup
-
Sidang Kasus Mutilasi di Malang, Pelaku Sugeng Bantah Membunuh
-
Maraknya Balap Liar di Malang Bikin Resah, Polisi Amankan Puluhan Mobil
-
Bawa Celurit Serang Korban, Pemuda di Sleman Sempat Cekcok dengan Geng Lain
-
Dicekoki Miras, Gadis 16 Tahun Dipaksa Bersetubuh oleh Tiga ABG
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Satu Kelengahan, Berakhir Duka: Tragedi Malam Kelam di Jalan Raya Janti Jombang
-
Maut Nyaris Menjemput: Aksi Heroik Masinis Malioboro Ekspres Selamatkan Nyawa di Tengah Rel Nganjuk
-
Siasat Pedagang Sari Kedelai Surabaya: Cara Bertahan di Tengah Badai Kenaikan Harga Plastik
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Kolaborasi Jepang Buka Akses Offshore Loan
-
Dari Gendong Arang ke Baitullah: Kisah Haru Nenek 91 Tahun JCH Tertua di Ponorogo