SuaraJatim.id - Dugaan beras palsu yang diterima keluarga penerima manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjadi ramai diperbincangkan masyarakat.
Bahkan beredar video tentang beras tersebut berdurasi 2 menit 51 detik di media sosial. Dalam video yang dibuat seorang Warga Desa Pajenangger Hairudin diceritakan lengkap alasan dirinya bersama warga lainnya curiga dengan beras yang diterima.
“Beras ini terlihat tak seperti biasanya sejak dicuci. Airnya bening. Tidak keruh sama sekali. Padahal biasanya kalau beras dicuci itu kan air cuciannya keruh,” ujar Hairudin seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Jumat (17/1/2020).
Dia menceritakan saat dimasak, beras tetap utuh. Tidak mekar dan juga tidak pecah. Selain itu, beras tersebut juga tidak beraroma seperti pada umumnya.
“Ketika beras ini dimasak dan sudah jadi nasi, kalau dikepal-kepal bulat kemudian dilemparkan ke lantai, maka nasi itu akan memantul seperti bola karet. Jadi ini betul-betul tidak seperti beras yang biasanya,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pajennangger Suhwari mengaku banyak menerima keluhan warga tentang beras BPNT yang diduga bercampur bahan plastik tersebut. Karena itu, ia meminta agar penerima beras BPNT mengumpulkannya di balai desa untuk dikembalikan.
“Beras yang terdistribusi ditarik kembali dan saya minta dikumpulkan di balai desa. Yang belum didistribusikan, langsung dihentikan pendisribusiannya. Nanti semua beras itu akan kami kembalikan ke supplier-nya."
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Perkuat Fondasi Teknologi, Kantongi Sertifikasi Kualitas Software Internasional
-
Di Balik Dapur MBG, Perjuangan Agus Menghidupi Keluarga dan Melunasi Utang
-
Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak
-
Drama OTT Tulungagung: Tak Hanya Bupati, Sang Adik Kandung Legislator PDIP Ikut Diboyong KPK
-
Detik-Detik Sopir Truk Sampah di Gresik Larikan Kendaraan yang Terbakar ke Pos Damkar