SuaraJatim.id - ES, ibu berusia 29 tahun di Pasuruan, Jawa Timur, terpaksa menyerahkan bayi kandungnya kepada pelaku bank plecit alias rentenir sebagai jaminan atas utang yang belum terbayarkan sejumlah Rp 1 juta.
Kasus ini terbongkar setelah sang ibu ketahuan berbohong saat melapor ke polisi. ES mengaku kepada polisi bayinya hilang diculik.
Awalnya, ES mengadu ke polisi menjadi korban hipnotis sehingga bayi perempuannya diculik. Ia melapor ke Polres Pasuruan, Kamsi (16/1/2020).
“ES awalnya datang mengaku korban hipnotis dan bayi perempuannya hilang,” kata Kanit PPA Polres Pasuruan Ipda Sunarti, seperti diberitakan Madiunpos.com—jaringan Suara.com, Minggu (19/1/2020).
Tim PPA menindaklanjutkan pelaporan itu dengan mencari jejak pelaku. Awalnya, polisi memeriksa unggahan di Facebook tentang korban hipnotis dan penculikan bayi ES.
Tapi, setelah dilakukan penyelidikan, penculikan bayi itu ternyata hanya karangan ES. Ketika didesak polisi, ES akhirnya mengakui sengaja memberikan bayinya ke rentenir sebagai jaminan utang.
“Kami merekam pernyataan ES untuk mengoreksi unggahan di Facebook sebelumnya. Bayinya sudah kami ambil dari rentenir,” kata Sunarti.
Kekinian, ES ditetapkan sebagai tersangka perdagangan orang. Selain ES, rentenir penerima bayi yakni MH (40) juga ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga: Tega, Ayah Jual Bayi Perempuannya demi Bayar Streaming Video Dewasa
Berita Terkait
-
Digerebek di Ranjang Hotel, Joko Tawarkan Kekasihnya untuk Threesome
-
Bermodal Sikat Gigi dan Korek Api Satu Tahanan Rutan Bangil Berhasil Kabur
-
Tabrakan Beruntun di Pasuruan, Satu Keluarga Tewas
-
Pengendara Trailer yang Terlibat Kecelakaan Beruntun Diamankan Polisi
-
Kecelakaan Beruntun di Jalan Malang-Surabaya, Tujuh Orang Tewas
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya