SuaraJatim.id - Guru berinisial S (27) di Lamongan, Jawa Timur, terpaksa meringkuk di jeruji besi setelah memukul murid berinisal SHP (14) memakai tiang besi net bulu tangkis.
Kapolres Lamongan Ajun Komisaris Besar Harun mengatakan, kejadian tersebut bermula saat tersangka sedang melakukan bimbingan belajar di kelas, Sabtu (18/1) malam.
Tiba-tiba, SHP lewat di samping kelas serta menunjuk siswa lain temannya memakai jari tengah. Hal itu dilakukan berkali-kali.
"Tersangka menganggap sikap korban tersebut kurang sopan, sehingga menjadi marah dan mengatakan oo nongko bosok (nangka busuk)," kata Harun seperti diberitakan Suaraindonesia.co.id—jaringan Suara.com, Rabu (22/1/2020).
Korban, kata Harun, kemudian menjawab ejekan itu dengan perkataan "Timbang sampean gawe kreto satria gak dadi (daripada kamu buat motor balap satria tidak selesai).
"Setelah itu korban turun dari lantai atas, menuju tempat parkir motor yang saat itu sudah ditunggu temannya," katanya.
Ketika sudah di lantai bawah mendekati motor, lanjut Harun, tiba-tiba tersangka memukul korban memakai tiang net bulu tangkis dan mengenai pelipis kiri. Alhasil, korban berdarah.
"Setelah itu tersangka pergi dan kedua saksi mengantar korban pulang. Kemudian korban dibawa orang tuanya ke klinik di Kecamatan Paciran untuk mendapat penanganan medis," kata Harun.
Setelah itu orang tua korban, pada Minggu (19/1), melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan untuk di proses hukum. Sebelumnya sempat ada upaya damai, namun sang guru tidak kunjung ada itikad baik.
Baca Juga: Gegara Orang Tua Disebut Boneng, Anak Guru Aniaya Siswa Pakai Obeng
"Kami jerat Pasal 80 ayat 1 atau 2 UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak, tentang kekerasan terbadap anak dengan hukuman paling lama 5 tahun dan denda Rp. 100 juta.”
Berita Terkait
-
Guru Pemukul Siswa Menggunakan Batang Besi Net Ditetapkan Jadi Tersangka
-
Guru Madrasah Aliyah Lamongan Pukul Siswa Pakai Tiang Voli hingga Pingsan
-
Mertua Sekda Lamongan Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Korban Curas
-
Diseruduk Toyota Calya, Suami Istri Pengendara Motor Tewas
-
Janda Tewas dalam Kelas Madrasah Ibtidaiyah di Lamongan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara