Silfa Humairah Utami
Minggu, 02 Februari 2020 | 23:34 WIB
Jalan ke RT 01 dan 02 Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, yang rusak dihantam banjir bandang. (Suara.com/Ahmad Suudi)

Gunung Raung menurunkan banjir bandang ke dua desa di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, sementara Gunung Argopuro ke Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Kini pihaknya ingin melakukan reboisasi di 7 gunung tersebut, termasuk Raung dan Argopuro.

"Maka tadi dengan Perhutani, kita lihat ini wilayah Perhutani, apakah ini wilayah PTPN, maka masing-masing tentu kita berharap memaksimalkan bagaimana reboisasi dilakukan," kata Khofifah.

Pihaknya sendiri berupaya melaksanakan reboisasi dengan cara menyebarkan bibit pohon yang sudah disemai ke segenap gunung. Dikutip dari Suara, enam gunung yang terbakar selama kemarau 2019 adalah Gugusan Gunung Ijen, Tahura Arjuno Welirang, Gugusan Gunung Wilis, Pegunungan Kawi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), dan Raung.

Cuaca ekstrim musim hujan yang diperkirakan berlangsung sampai pertengahan Maret, memunculkan potensi banjir bandang di gunung-gunung lain yang sudah terbakar tersebut. Dalam jangka panjang, penghijauan diharapkan bisa menangkap dan mengurangi material banjir yang diturunkan gunung-gunung tersebut.

"Musim hujan ini mudah-mudahan bisa langsung tumbuh. Itu adalah bagian perluasan reboisasi yang dilakukan oleh Perhutani, PTPN, dan oleh kita semua," kata Khofifah.

Sebelumnya diberitakan banjir bandang di Sungai Kalijompo menerjang Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (1/2/2020). Pemkab Jember mencatat kejadian itu menyebabkan sebuah jembatan rusak, 70 meter jalan utama rusak dan 450 orang mengungsi meski tak sampai merusak rumah warga.

Kontributor : Ahmad Su'udi

Load More