SuaraJatim.id - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menggelar pertemuan dengan pihak Polrestabes Surabaya di rumah dinas Wali Kota Surabaya, Rabu (5/2/2020) hari ini.
Pertemuan ini membahas tentang kasus hukum yang tengah menjerat seorang ibu rumah tangga asal Bogor bernama Zikria Dzatil yang memposting ucapan penghinaan terhadap Risma di akun Facebooknya beberapa waktu lalu.
Pantauan di lokasi, pertemuan di dalam rumah kediaman dalam kondisi tertutup. Di dalam terlihat ada Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran beserta pejabat lainnya di belakang Wali Kota Risma.
Pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Kemudian awak media dipersilahkan masuk. Dalam kesempatan tersebut, Risma menyampaikan telah menerima permintaan maaf Zikria Dzatil.
Risma menyebut jika permintaan yang dibuat oleh Zikria terdapat dua surat. Yakni surat permintaan maaf kepada dirinya dan masyarakat Surabaya.
"Tentang permintaaan maaf sari Zikria suratnya ada dua, satu permintaan maaf ke saya dan ke warga Surabaya. Intinya dia sangat ngaku tidak pantas dengan apa yang dia lakukan karena di dunia maya yang telah membuat terlena bisikan setan," katanya.
Dalam surat permintaan maaf tersebut berisi ungkapan yang ditulis oleh Zikria:
Saya yang bernama Zikria Dzatil dengan melalui surat ini saya meminta dengan sangat minta maaf yang sebesar besarnya kepada masyarakat Surabaya dengan adanya postingan saya di media sosial. Sekali lagi bukakan pintu maaf buat saya.
Terima kasih banyak.
Baca Juga: Wali Kota Risma Belum Ingin Cabut Laporan Penghinaan Zikria Dzatil
Surat tersebut juga berisi tanda tangan dengan nama terang Zikria Dzatil.
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
-
Wali Kota Risma Belum Ingin Cabut Laporan Penghinaan Zikria Dzatil
-
Wali Kota Risma Maafkan Zikria Dzatil, Penghina Dirinya
-
Ombudsman Jatim Cek ke Polisi soal Kasus Penghinaan Risma Cacat Hukum
-
Kasus Penghinaan Wali Kota Risma Cacat Hukum, Begini Pandangan Pakar
-
IRT Dibui karena Unggahan Medsos, Risma Disayangkan Melapor ke Polisi
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang
-
Misteri Bayi dalam Plastik Hitam di Ponorogo: Hasil Autopsi Ungkap Fakta Memilukan Sebelum Dibuang
-
Dolar Tembus Rp17.600, 'Badai' Harga Pangan Mulai Hantam Dapur Warga Bojonegoro
-
Bayi Merah dengan Ari-ari Masih Menempel Dibuang di Halaman Rumah Warga Jombang