SuaraJatim.id - Polisi telah membongkar jasa prostitusi threesome alias poliamori (perilaku romantis seks lebih dari satu orang) berkedok pijat terapis pria di kawasan Mojokerto, Jawa Timur.
Bukan kaum laki-laki, mucikari praktik prostutsi ini hanya menerima pelanggan dari kalangan perempuan terutama yang sudah berstatus sebagai ibu rumah tangga dan janda yang berusia tua.
Kapolres Mojokerto AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung menyampaikan pengungkapan kasus ini setelah polisi menyuruh warga untuk berpura-pura sebagai sebagai pelanggan dari terapis plus-plus tersebut.
"Setelah salah satu warga yang berpura-pura sebagai pelanggan layanan prostitusi Threesome ini sepakat harga dan tempatnya. Maka Anggota Satreskrim pun bergerak ke lokasi TKP untuk menangkap pelaku," kata Feby seperti dikutip dari Suarajatimpost.com--jaringan Suara.com, Selasa (11/2/2020).
Menurutnya, dua tersangka yakni Rahayu dan Mustofa berpura-pura sebagai pasangan suami istri agar bisa menggaet para emak-emak sebagai pelanggannya.
Mustofa yang berprofesi sebagai terapis ini mengaku memiliki teknik khusus untuk memuaskan pelanggan yang kebanyakan adalah ibu-ibu.
"Saya mempunyai teknik khusus agar Ibu-ibu yang saya pijat itu mau menerima tawaran plus-plusnya, dengan merangsangnya terlebih dahulu," kata dia.
Dalam kasus ini, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman pidana selama 1,4 tahun penjara.
Baca Juga: Pasutri Rekrut Gadis PSK, Pernah Disuruh Layani Threesome di Mobil
Tag
Berita Terkait
-
Rekrut ABG Jadi Terapis Plus-plus, Bos Panti Pijat Cuma Kena Wajib Lapor
-
Jual Pacar Buat Threesome, Joko Susilo: Saya Mau Berfantasi Sebelum Menikah
-
Digerebek di Ranjang Hotel, Joko Tawarkan Kekasihnya untuk Threesome
-
Warga Bali Geger, Viral Video 2 Lelaki dan 1 Perempuan Berhubungan Badan
-
Kasus Siswi Diajak Threesome, DPR: Sekolah Harus Seleksi Ketat Calon Guru
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026