SuaraJatim.id - Meski sebagai saudara sepupu, Hari Samsudin (28) dan sepupu tuanya, Sutris benar-benar kompak.
Kekompakan mereka bahkan terlihat kala keduanya ditangkap polisi sebagai pengedar Sabu dan Pil double L.
Kedua saudara sepupu ini merupakan warga Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Sutris ditangkap lebih dulu oleh polisi usai tertangkap edarkan sabu dan Pil koplo.
Ketika ditangkap dan digeledah, Sutris berhasil menyembunyikan beberapa paket sabu dan pil double L di kuda-kuda kandang kambing. Ketika Sutris masuk bui, Samsudin mengambil alih peran sebagai pengedar.
"Saya jual lima paket (sabu) pak. Satu paket harganya empat ratus (ribu). Jualnya ke teman saya pak. Double L saya juga sekitar tujuh ratus butir. Saya nggak tahu (Sutris) dapat dari mana," kata Samsudin saat diperiksa polisi di Polres Blitar, Jumat (21/2/20).
Samsudin menjual pil double L seharga sepuluh ribu untuk tiga butir. Ketika ditangkap, polisi masih menemukan empat ratus pil double L yang belum terjual.
Dalam kasus ini, Sutris sudah dua bulan menjalani penahanan di penjara. Ia tinggal menunggu waktu untuk proses sidang. Sementara, Heri Samsudin juga akan menyusul abang sepupu tersebut.
"Jadi ketika ditangkap, abangnya (Sutris) ini masih menyimpan. Nah kemudian diteruskan sama adiknya ini untuk dijual," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela.
Selain Samsudin, polisi juga menangkap sembilan pengedar lainnya. Total ada 8.53 gram sabu dan 1.830 butir pil double L. Para tersangka dijerat dengan pasal terancam hukuman diatas sepuluh tahun penjara.
Kontributor : Farian
Berita Terkait
-
Pemasok Sabu ke Pesinetron Anak Langit Aulia Farhan Tertangkap
-
Kronologi Penangkapan Artis Aulia Farhan
-
Artis Aulia Farhan Ditangkap, Barang Bukti Sabu Satu Kantong Plastik
-
Artis Aulia Farhan Diciduk di Hotel Amaris, Polisi Sita Alat Isap Sabu
-
Pemain Sinetron Anak Langit, Aulia Farhan Ditangkap Pakai Narkoba
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Bukan Menolak, PDIP Bongkar Alasan Larang Kadernya Ikut Proyek Makan Bergizi Gratis
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Dulu 17 Ribu, Kini Hanya 7 Ribu: Apa yang Membuat Warga Blitar Takut Punya Anak?
-
Karier Panjang Aiptu EW Anggota Polres Blitar Kota Hancur di Tangan Narkoba