SuaraJatim.id - Menjelang pemilihan kepala daerah, para calon-calon terkadang meminta doa demi kelancaran saat gelaran tersebut agar bisa terpilih dan menang.
Hal itu dibenarkan oleh Juru Kunci Makam Mbah Bungkul Soebakri Siswanto.
Ia mengatakan banyak pejabat ataupun para orang yang akan mencalonkan dirinya untuk maju menjadi kepala daerah berkunjung di situ.
"Pejabat ya sering, malam biasanya yang ramai, semua terlibat. Hal-hal kayak misalnya kan sebentar lagi Pilkada, orang mau calonin itu pasti ke sini," ujar Siswanto ditemui di Makam Mbah Bungkul, Kamis (27/2/2020).
Kedatangan para calon-calon ini, kata Siswanto diistilahkan sebagai tradisi orang Jawa. Tradisi yang dipakai oleh orang tua untuk mendapatkan apa yang diinginkan.
"Di sini kan peziarah tergantung pada dirinya sendiri, jadi yang melaksanakan tawasul tergantung orangnya sendiri yang penting berdoa pada Allah. Ya karena tradisi itu kan aturan orang jawa tradisi orang tua dipakai," jelasnya.
Ditanya apakah pernah menemui para calon-calon kepala daerah yang berziarah ke makam tersebut, Siswanto menyebutnya secara detail siapa.
Namun ia meyakini adanya para calon-calon itu yang datang untuk sekedar berziarah berdoa.
"Ya saya katakan banyak itu relevan tapi gak tahu secara rinci tapi memang ada. Karena dibuka setiap hari jadi enggak perhatikan semuanya," tutupnya.
Baca Juga: Komisi II Dorong Mendagri Dukung Suksesnya Pilkada Serentak 2020
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
-
Bawaslu Temukan Bukti Camat di Jember Ajari Salam 2 Periode Jelang Pilkada
-
Legenda Mbah Bungkul, Tokoh Penyebar Islam dan Spesialis Pembuat Pusaka
-
Heboh Harta Karun di Makam Mbah Bungkul, Ini Penjelasan Juru Kuncinya
-
Komisi II Dorong Mendagri Dukung Suksesnya Pilkada Serentak 2020
-
Bawaslu Beberkan Indeks Kerawanan Pemilu: Manokwari dan Sulut Paling Tinggi
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo, Begini Caranya
-
Selama Libur Lebaran, BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang di Berbagai Lokasi Strategis
-
Waka BGN Suspend Dua SPPG Milik Orang yang Mengaku Cucu Menteri dan Menekan Kepala SPPG
-
Kapolres Bojonegoro: 11 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap dalam Dua Bulan Terakhir
-
Kronologi Penemuan Granat Nanas di Lemari Warga Jember, Berawal dari Kiriman Orang Tua