SuaraJatim.id - Warga Kota Surabaya penghina Nabi Muhammad yang mengubah syair lagu "Aisyah Istri Rasulullah" telah ditetapkan sebagai tersangka dan hingga kini masih diamankan di markas kepolisian setempat. Hingga kini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi ahli.
Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana menjelaskan, penetapan tersangka B didasari dua alat bukti cukup.
"Kita tetapkan tersangka. Masih kita amankan. Saat ini kita masih periksa saksi ahli," jelasnya kepada Suara.com, Jumat (17/4/2020) malam.
Lebih lanjut Arief mengatakan, dari pengakuan tersangka B, motifnya mengubah lirik lagu Aisyah hanya untuk bercanda dengan temannya.
"Motifnya guyonan atau bercanda dengan temannya," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda di Surabaya dibekuk polisi usai videonya viral di media sosial. Dia dianggap menghina Nabi Muhammad. Dari video yang diunggah melalui akun Instagram ndorobeii (16/4/2020), pemuda ini merekam dirinya menyanyikan lagu "Aisyah Istri Rasulullah" dengan mengubah liriknya.
"Manisnya cintamu dengan nabi, dengan baginda kau pernah minum anggur merah," lantun pemuda tersebut.
Ia juga menunjukkan segelas minuman yang diduga anggur merah. Unggahan tersebut sempat viral sehingga membuat kepolisian turun tangan. Ia pun dibekuk kepolisian Surabaya karena aksinya tersebut.
Dalam rekaman video penangkaannya, pemuda ini dengan tangan terborgol dituntun menuju mobil polisi. Warga yang menunggunya di luar rumah pun meneriakan takbir atas penangkapan pemuda ini.
Baca Juga: Diiringi Teriakan Takbir, Penghina Nabi Muhammad Ditangkap Polisi
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Melecehkan Lagu Aisyah Istri Rasulullah, Youtuber Menangis Minta Maaf
-
Diiringi Teriakan Takbir, Penghina Nabi Muhammad Ditangkap Polisi
-
Sebut Aisyah Minum Anggur Merah dengan Rasulullah, Pemuda Surabaya Dibekuk
-
Ubah Lirik Jadi Minum Anggur Merah, Remaja di Surabaya Dituduh Hina Nabi
-
Penghina Nabi Muhammad Digiring Polisi Diiringi Sholawat Rasul
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026