SuaraJatim.id - Seorang perempuan mendadak tewas di Jalan Sidotopo Lor nomor 109, Semampir, Surabaya. Kejadian ini bikin geger karena di sana tengah menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Surabaya.
Wanita yang terjatuh tersebut diketahui meninggal dunia, setelah di cek di lokasi.
Dari tubuh korban ditemukan kartu anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) atas nama Siswati (53), warga Simolawang, Simokerto, Surabaya.
Jenasah Siswati ini sempat tergeletak cukup lama di jalan raya. Warga dan petugas yang datang di lokasi takut mengevakuasi jenasah tersebut, karena ditakutkan terinfeksi Covid 19.
"Benar, seorang wanita meninggal dunia mendadak di sana," jawab Kapolsek Semampir, Kompol Agus Ariyanto melalui sambungan telepon
Agus menjelaskan jenazah sudah dievakuasi ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Surabaya didampingi keluarganya. Evakuasi dilakukan oleh sejumlah petugas yang menggunakan alat pelindung diri (APD).
"Karena musim pandemi Covid-19, sesuai SOP maka protokol evakuasi kami meminta bantuan Dinas Kesehatan Surabaya dengan APD," jelasnya.
Dari keterangan warga sekitar, awalnya korban jalan kaki dari arah selatan menuju utara. Sampai di lokasi, korban tiba-tiba terjatuh. Melihat itu warga langsung melaporkan ke Comand Center 112. Setelah dicek, ternyata korban sudah meninggal dunia.
Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti meninggalnya korban. Namun dari informasi yang berkembang, korban memiliki riwayat sakit fertigo (sakit kepala).
Baca Juga: PSBB Surabaya Raya, Terminal Madiun Stop Semua Operasional Bus dan Angkot
Meninggalnya kenapa masih belum tau mas, dari Dinkes nanti yang menginfokan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Kasus Pencabulan Santriwati: Oknum Lora Bangkalan Ditahan Polda Jatim, Korban Dibawa Kabur 19 Hari!
-
Soal Bantuan Korban Gempa Pacitan, Ini Kata Wagub Jatim
-
Asrama Santri Pesantren di Pamekasan Terbakar, 2 Bangunan Ludes
-
Gempa Pacitan Rusak 8 Bangunan di Trenggalek, Termasuk Balai Desa
-
Gempa Pacitan: Frekuensi Susulan Menurun, BMKG Imbau Tetap Waspada Meski Sudah Luruh