SuaraJatim.id - Polisi telah mengungkap aksi komplotan pencuri spesialis bermodus pecah kaca yang telah membawa kabur uang nasabah bank senilai Rp259 juta.
Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menyampaikan, tiga bandit ini berbagi peran saat beraksi mengincar salah satu nasabah di halaman Bank Mandiri Cabang Pembantu (Capem) Ngoro pada tanggal 8 Juni 2020 lalu.
“Modus terorganisir, sebelum melakukan aksi sudah diatur,” kata Dony seperti dilaporkan Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Senin (20/7/2020)
Dari hasil penyidikan sementara, satu pelaku bernama Hariyanto (48) berperan sebagai pengintai dan memberikan kode, sedangkan dua pelaku lainnya, yakni Angga Ismawahyudi (30) dan Husin R (53) sebagai eksekutor, yakni pecah kaca dan membawa kabur uang senilai Rp259 juta.
“Otak pelaku AG namun semua satu rangkaian komplotan, presentase peran masing-masing menyempurnakan kejadian. Mereka (pelaku) membuntuti (korban), sebelum keluar dari pintu masuk dari rekaman CCTV para pelaku salah satunya bawa sepeda motor membuntuti mobil. Berbagi peran dan bagian sama (hasil kejahatan),” kat dia.
Dalam rilis tersebut, pelaku Angga diminta memeragakan pecah kaca yang dilakukan saat aksi pencurian uang korban nasabah bank. Berbekal pecahan busi, pelaku menggunakan air liurnya untuk memecahkan kaca mobil milik korban yang sebelumnya sudah dilihat posisi sasaran uang berada di bagian mana.
“Pecahan busi ini kan masih memiliki sisa listrik, kumparan ini masih ada tenaga listriknya sehingga kalau diludahi atau kena air maka dayanya akan semakin kuat. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, pendalaman sistem bagaimana para pelaku mencari target korban apa? Ada link lain atau pelaku lain,” kata dia.
Kapolres menambahkan, tas kresek yang menjadi kode dalam aksi pencurian dengan modus pecah kaca tersebut disampaikan pelaku Hariyanto sebelum korban bawa tas dan uang belum ke dalam mobil. Kode tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh kedua pelaku lain dengan membawa sepeda motor CBR membututi mobil korban.
“Pelaku AG mendapatkan bagian sebesar Rp86 juta, pelaku HR mendapatkan bagian sebesar Rp85 juta dan pelaku HR mendapatkan bagian Rp87 juta. Barang bukti hasil kejahatan para pelaku juga berhasil diamankan,” tuturnya.
Baca Juga: Bantah Pinjamkan Thermo Gun ke Ketua DPRD Pasbar, Kepala BPBD: Dia Minta...
Satu unit televisi 60 ukuran inci milik pelaku Angga Ismawahyudi. Satu unit sepeda motor Yamaha Mio bernopol S 3785 R warna putih dan satu lembar berita acara jual beli tanah di Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto dari pelaku Hariyanto, uang sebesar Rp2,7 juta dan satu unit sepeda motor Suzuki Satria F nopol W 2760 WF.
Berita Terkait
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Polsek Mampang Ungkap Fakta Kasus Nabilah O'Brien: Beda Perkara Pencurian dan Laporan ITE
-
Tampang Pencuri Uang Takziah di Kramat Jati Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku Spesialis Melayat
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pengkhianatan Cinta di Pademangan: Pria Ini Bobol Rumah Calon Mertua, Gondol Harta Rp400 Juta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Kinerja Solid, BRI Bagikan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp52,1 Triliun Kepada Pemegang Saham
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik