SuaraJatim.id - Seorang pegawai di lingkungan DPRD Kota Batu dilaporkan meninggal dan dikonfirmasi positif COVID-19. Akibatnya, seluruh kegiatan di gedung dewan ditutup 14 hari alias lockdown. Kabar ini dinyatakan benar oleh Juru Bicara Satgas COVID-19 Pemkot Batu M. Chori. Bahwa hasil swab test baru keluar usai yang bersangkutan meninggal dunia, pada Senin (27/7/2020).
"Hasil swab test baru keluar dan dinyatakan positif COVID-19," kata M. Chori, Sabtu (1/8/2020).
Bertambahnya kasus ini, menjadikan total ada sembilan kasus positif COVID-19 yang menjangkiti pegawai pemerintahan. Meski demikian, pihaknya menampik sebutan sebagai kluster baru transmisi perkantoran.
"Masih dalam kajian dari pihak Dinkes (Dinas Kesehatan), karena sebagian besar transmisi berasal dari luar kantor," pungkasnya.
Guna penanganan dan pemetaan lebih cepat, tim satgas tengah melakukan tracing (pelacakan) dan tes terhadap orang-orang terdekat (kontak erat) atau yang pernah bersinggungan dengan pasien konfirm positif tadi.
Terpisah, Ketua DPRD Kota Batu Asmadi menjelaskan bahwa seorang pegawai terkonfirmasi positif COVID-19 adalah staf keuangan di Sekretaris Dewan (Sekwan). Menindaklanjuti hal itu, seluruh aktivitas kedinasan diliburkan 14 hari. Berselang kemudian, seluruh anggota DPRD dan staf mengikuti rapid test.
"Semua pimpinan dan staf biar aman dilakukan rapid test, Alhamdulillah semuanya non reaktif," ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan untuk sementara waktu, segala tugas dan rapat DPRD dilakukan dari rumah atau Work From Home (WFH).
Baca Juga: Idul Adha, Kasus Corona Hari Ini Paling Banyak di Jakarta dan Jatim
"Seperti rapat paripurna, karena kondisi kahar (genting) kami adakan di tempat lain, yakni hotel," pungkasnya.
Adapun kasus konfirmasi positif di Kota Batu tercatat ada 170 kasus, per 31 Juli 2020. Sejumlah 142 dinyatakan sembuh, dan 11 meninggal dunia.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
-
Dongkrak Pengembangan UMKM, Kebijakan Memakai Sarung Batik di Pemprov Jateng Menuai Apresiasi
-
Ariana Grande Idap Salah Satu Virus Mematikan, Mendadak Batal Hadiri Acara
-
Pegawai Bandara Soetta Dalangi Penipuan Lowongan Pilot, Raup Rp1,3 Miliar dari Korban
-
Kasus TBC di Jakarta Capai 49 Ribu, Wamenkes: Kematian Akibat TBC Lebih Tinggi dari Covid-19
-
Motif Pelaku Mutilasi Istri Pegawai Pajak Manokwari, Minta Tebusan ke Suami Korban Lewat IG
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Banjir Awal Tahun, 28 Hektare Padi Puso di Ponorogo
-
Kronologi Gudang BBM Solar Terbakar di Bojonegoro, Kantor Proyek Irigasi Hangus Dilalap Api
-
Pemain Putra Jaya Hilmi Gimnastiar Dilarang Main Bola Seumur Hidup, Ini Penjelasan Komdis PSSI Jatim
-
Gunung Semeru Erupsi Beruntun 3 Kali, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
Kronologi Lansia di Jombang Ditemukan Tewas di Rumahnya, Jasad Ditemukan Anak Kandung