SuaraJatim.id - NS, perempuan berusia 23 tahun yang berprofesi sebagai guru sekaligus Kepala TK-PAUD Klampis, Bangkalan, Jawa Timur, dilecehkan serta nyaris diperkosa.
Pelaku pelecehan serta percobaan pemerkosaan itu adalah MS (40) Kepala SMP di yayasan pendidikan tempat NS bekerja.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Bangkalan, Aiptu Herly Susanto, yang dikutip dari Beritajatim.com, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 13 Juni 2020 sekitar pukul 09.30 WIB.
"Saat itu, korban mendapat telepon dari pelaku, diminta datang ke sekolah untuk melengkapi berkas kelulusan," kata Herly, Jumat (7/8/2020).
Setibanya di sekolah, NS hanya mendapati MS di ruangan guru, tak ada yang lain.
Pada ruangan itu, NS duduk dekat pintu, tapi oleh MS, dia diminta duduk di sofa.
Demi menghormati MS, korban berpindah tempat duduk ke sofa yang biasa digunakan oleh tetamu.
Setelahnya, MS juga ikut duduk di sebelah kiri NS. Pelaku sengaja duduk sangat dekat dengan korban.
Karena berfirasat tak baik, NS menggeser letak duduknya untuk menjauh dari MS. Namun, MS justru ikut bergeser untuk tetap dekat dengan NS.
Baca Juga: Gadis Baru Lulus SMK Cimahi Ditipu, Foto Bugil Disebar ke FB Lalu Diperkosa
NS yang semakin merasakan gelagat tidak baik langsung berpamitan untuk pergi.
Korban beralasan hendak bertemu rekan-rekannya di kecamatan. Sebelum datang ke sekolah, NS sudah janjian dengan teman-temannya untuk bertemu.
"Tapi, ketika korban beranjak pergi, MS mencegah seraya memegang tangan NS. Dia menarik korban hingga jatuh ke sofa," kata dia.
NS spontan membentak kepala sekolah MS serta meronta-ronta karena tubuhnya sudah berada dalam pelukan pelaku.
MS justru semakin mencengkeram baju korban hingga busananya robek di ketiak. Tak hanya itu, MS juga membenturkan kepala NS ke tembok.
"Karena terus memberontak, pelaku mendorong korban ke ruangan komputer hingga jatuh tersungkur," kata Herly.
Berita Terkait
-
Bekap dan Tidih Putrinya Tanpa Ampun di Kamar, RD Ditangkap Polisi!
-
Biadap! Pria di Serang Perkosa Anak Tiri Lalu Aniaya Istri
-
Habis Ambil Rapor Gadis Solok Diperkosa Tukang Ojek, Dicekok Obat Penenang
-
Beri Uang Jajan Rp50 Ribu, Ayah Perkosa 2 Putrinya di Kamar Masing-masing
-
Ya Allah! Bocah 15 Tahun di Surabaya Perkosa Adik Sendiri Sampai Hamil
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total