SuaraJatim.id - Sanksi Administratif diberikan kepada Bupati Jember Faida oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sanksi tersebut terbuang dalam Surat Keputusan nomor 700/1713/060/2020 tentang penjatuhan sanksi administratif.
Sanksi itu berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangannya selama enam bulan lantaran Faida terlambat memproses pembentukan Raperda Kabupaten Jember tentang APBD Jember tahun anggaran 2020.
"Hak-hak keuangan tersebut meliputi gaji pokok, tunjangan jabatan, dan tunjangan lainnya seperti honorarium, biaya operasional," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (8/9/2020).
Khofifah mengatakan bahwa regulasi tersebut berlaku tidak hanya untuk Bupati Jember, tetapi untuk semua kepala daerah di Indonesia yang melalukan pelanggaran tersebut.
"Sanksi itu untuk kepala daerah yang terlambat menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS). Karena memang regulasinya demikian," katanya.
Sebelumnya, pembahasan APBD Jember tertunda lantaran rekomendasi Mendagri terkait struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) Jember belum ditindaklanjuti oleh Bupati Jember Faida. Akhirnya DPRD Jember tak berani melakukan pembahasan akibat hal tersebut.
Tim dari Pemerintah Provinsi Jatim melalui inspektorat pun sempat datang ke Jember untuk mencari solusi permasalahan ini. Namun, pertemuan yang dilakukan juga tak kunjung menghasilkan solusi.
DPRD Jember pun dalam hal ini juga sempat memakzulkan Faida dari jabatannya sebagai bupati melalui sidang paripurna. Semua fraksi telah sepakat untuk memberhentikan bupati perempuan pertama di Jember itu.
Namun, Faida menilai, terdapat mekanisme yang tidak dipenuhi dalam proses pemakzulan dirinya oleh DPRD Jember.
Baca Juga: Kematian Covid-19 Tinggi di Jatim, Khofifah: Tolong Lihat Data yang Sembuh
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
3 Fakta Suami Aniaya Istri di Tuban, Dipicu Dugaan Selingkuh
-
Wakil Kepala BGN Izinkan Warga Unggah Menu MBG ke Medsos, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Hadirkan Program "Ini Sekolahku" untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang
-
5 Fakta Sadis Menantu Perempuan Bunuh Mertua di Blitar, Dicekik dan Ditusuk Gunting Berkali-kali
-
SPPG Dilarang Tolak Produk UMKM, Dapur MBG Bandel Terancam Suspend