SuaraJatim.id - Seorang purnawirawan kepolisian republik Indonesia (polri), Yasah S, ditemukan tewas oleh anak kandungnya di rumah. Warga asal Desa Juwet Kenongo Kecamatan Porong tersebut diduga dibunuh.
Saat ditemukan oleh Dadang, anak kandungnya, korban mengalami luka di bagian belakang kepala dan sudah meninggal. Di duga Yasah menjadi korban pembunuhan saat siang hari, Minggu (14/09/2020).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, darah yang menetes dari bekas luka terlihat sudah mengering. Luka yang menganga diduga akibat hantaman benda tumpul.
Saat Minggu pagi, banyak tetangga yang melihat korban masih jalan-jalan seperti aktifitas kesehariannya. Namun saat siang hari, korban tidak tampak terlihat keluar rumah.
Sorenya, kondisi rumah korban juga terlihat sepi. Biasanya saat hari libur, anak-anak korban datang menjenguk. "Korban tinggal sendirian di rumah," kata tetangga korban, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (14/09/2020).
Pada saat sore jelang senja, lampu rumah korban yang biasanya sudah menyala, belum juga tampak dinyalakan. Dari situ banyak tetangga yang bertanya-tanya kemana korban. Terlebih pintu rumah juga terkunci.
Dadang anak korban yang datang sampai rumah ayahnya sekitar pukul 20.00 WIB, curiga ada apa lampu rumah ayahnya belum juga nyala dan kondisi pintu rumah terkunci.
"Dari situ akhirnya Dadang dan salah satu tetangga ikut mendobrak jendela rumah korban untuk masuk ke dalam. Di ruang tengah, korban sudah diketahui sudah tidak bernyawa," kata sumber.
Dalam kasus ini, petugas Inavis dan Opsnal Satreskrim Polresta Sidoarjo yang berada di TKP menyita sejenis kayu balok sepanjang sekitar 70 cm. Jasad korban dievakuasi dikirim ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.
Baca Juga: 249 Warga Postif Covid-19, Jatim Menduduki Peringkat Ketiga Terbanyak
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi Putra juga belum memberikan statemen resmi terkait dengan motif dan kronologi kejadian dalam kasus ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi