SuaraJatim.id - Seorang dukun di Kabupaten Gresik dilaporkan ke polisi atas dugaan perbuatan tidak senonoh. Yakni mencabuli pasien dengan alasan metode penyembuhan dari penyakit. Dukun itu berinisial IAK beralamat di Kebomas, Gresik.
Praktik cabul berkedok pengobatan itu dibongkar oleh M selaku suami dari salah satu korban. Ia nyaris tak percaya dukun yang dianggap guru spiritualnya itu tega meniduri istrinya yang sedang sakit.
Total ada empat kali perbuatan tidak senonoh itu dilakukan. Kontan saja ia marah, lalu melaporkan kejadian ini ke polisi.
Belakangan diketahui korban bukan cuma istrinya, namun ada banyak korban lain bermunculan. Semuanya perempuan dan bekas pasien dari sang dukun.
"Total ada tujuh korban yang pernah dicabuli. Empat warga Gresik, dua warga Surabaya dan satu warga Malang. Semula saya melaporkan ke Polda Jatim tapi dilimpahkan ke Polres Gresik," kata M suami korban saat dihubungi, Senin (14/9/2020).
M menceritakan semua itu bermula dari istrinya yang kerap mengeluh sakit. Ia tidak tahu harus berobat ke siapa. Sampai akhirnya ia menyadari bahwa IAK yang dianggap gurunya itu bisa mengobati.
Pembawaan pelaku yang tampak agamis itu membuat M sangat percaya. Sampai akhirnya pelaku diundang ke rumah korban. Di sana ia melakukan ritual seperti biasa, mulanya dengan zikir bersama di rumah.
M tidak curiga karena pelaku bersama kelompok zikir dan dirinya memang biasa melakukan ritual keagamaan secara bersama. Tiba-tiba waktu itu M diminta tolong ibunya mengantar ke luar kota.
Karena sudah percaya, istri saya tinggalkan di rumah. "Ternyata di dalam kamar istri saya ditiduri," katanya.
Baca Juga: 249 Warga Postif Covid-19, Jatim Menduduki Peringkat Ketiga Terbanyak
Selang beberapa hari kemudian, sang istri kemudian berangkat berobat sendiri ke rumah pelaku yang ada di Surabaya. Dari sana M mulai curiga, sebab tidak biasanya istri berobat sendiri. Apalagi berobatnya sampai ke luar kota.
Kecurigaan M terbukti. Sepulang dari Surabaya ia mengecek handphone istri dan menemui banyak panggilan keluar dari pelaku dan chat whatsapp yang tidak senonoh. Dari sana istrinya mulai cerita apa saja yang sudah dilakukan dukun itu.
"Istri saya ngaku, tapi pelaku ini malah tidak mengaku. Ngakunya transfusi ilmu penyembuhan penyakit dengan berhubungan badan," ujarnya.
Saat ini M berusaha memaafkan perbuatan istri. Namun M masih kesal dengan perbuatan dukun yang dianggap gurunya itu. Sebab, bukanya menyembuhkan penyakit malah menyetubuhi istrinya.
Ia berharap polisi segera menangkap pelaku atas perbuatannya selama ini. Bahkan sebelumnya, M sempat melaporkan masalah ini ke Polda Jatim namun kasus itu dilimpahkan ke Polres Gresik.
Sementara itu Kasubag Humas Polres Gresik, AKP Bambang Angkasa saat dikonfirmasi belum bisa berbicara banyak. Ia masih harus mengecek lebih dahulu apakah kasus itu sudah dilimpahkan apa belum. "Saya cek dulu kebenarannya," ujarnya.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Selasa 24 Februari 2026, Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak?
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia