SuaraJatim.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Malang membuka rekrutmen tenaga non PNS. Sebanyak 15 formasi dibuka bagi siapa saja yang memang memenuhi kompetensi.
Formasi itu meliputi dokter umum, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, analis kimia, tenaga kesehatan, komputer atau IT, serta teknik sipil.
Kemudian, kesehatan lingkungan, administrasi, resepsionis, kesehatan tradisional, pengemudi, tenaga angkat barang dan pengelola kendaraan.
"Adapun jumlah tenaga yang dibutuhkan sebanyak 39 orang," kata Kadinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Jumat (18/9/2020).
Lebih lanjut dia mengatakan, pendaftaran dimulai 21 sampai 23 September 2020. "Sedangkan untuk tes tulis serta tes wawancara dilaksanakan 25 September 2020," ujarnya.
Menurut Arbani, rekrutmen ini sudah berdasarkan analisis jabatan atau anjab. Berdasarkan anjab, ada sejumlah posisi yang harus segera dipenuhi.
"Memang untuk melengkapi kebutuhan. Itu kan analisis Jabatannya kekurangan di Dinkes Kabupaten Malang," kata mantan Direksi RSUD Lawang tersebut.
Sedangkan kualifikasinya kata dia, disesuaikan dengan bidangnya masing-masing. "Seperti dokter umum, maka harus S1 Kedokteran Umum," imbuhnya.
Dia berharap melalui rekrutmen Non PNS ini, maka akan semakin mempermudah pemberian pelayanan kesehatan yang dilakukan Dinkes Kabupaten Malang.
Baca Juga: Operasi Protokol Kesehatan di Mojokerto, Polisi Ingatkan Tak Pakai Scuba
Berita Terkait
-
Penusuk Leher Risma Pakai Linggis Tertangkap, Pelakunya Suami - Istri
-
Padahal Cuma Parkir Tapi yang Nonton Banyak, Sampai Disuruh Praktik
-
Kronologi Risma Dianiaya Rampok, Mulut Dibekap, Leher Ditusuk Pakai Linggis
-
Tragis! Risma Lawan Maling Sendirian, Lehernya Ditusuk Linggis
-
Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Ini yang Dilakukan Wali Kota Risma
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Detik-detik Cak Ji Gerebek Rumah Ratu Arisan Bodong Surabaya: Keluarga Nyaris Diamuk Biduan
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang