SuaraJatim.id - Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Jember - Lumajang, Kecamatan Semboro, Jember, Jawa Timur. Insiden yang terjadi di Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro, Sabtu (26/9/2020) malam itu mengakibatkan tiga orang yang masih sekeluarga tewas.
Dilansir dari Suarajatimpost.com (jaringan Suara.com), ketiganya tewas di lokasi kejadian dengan kondisi luka-luka berat di beberapa anggota tubuhnya.
Berdasarkan penuturan saksi mata, Nurfadli (34), kecelakaan antara mobil boks barang dengan sebuah motor berawal adanya sebuah minibus Toyota Avanza yang melaju dari barat ke timur.
Mobil itu mengerem mendadak di depan mobil boks. Mobil boks yang melaju dengan kecepatan tinggi akhirnya tidak bisa mengelak hingga membanting setir ke kanan.
"Mobil Avanza dari arah barat ke timur ngerem mendadak, tiba tiba mobil boks datang dari arah belakang dan mungkin kaget dan banting setir ke kanan dan menabrak pohon serta warung dan pengendara motor dari arah timur ke barat," terang Nurfadli.
Tiga orang pengendara sepeda motor yang melaju dari timur ke barat menjadi korban dan tewas seketika.
Korban tewas dari pengendara sepeda motor Yamaha Mio atas nama Fadila (47), Anam (50) serta bocah umur 11 tahun atas nama Sukron Azizi. Ketiganya warga Dusun Sadengan, Desa Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember.
Sementara pengemudi mobil boks bernama Agus (26) warga Kecamatan Rambipuji, Jember mengalami luka ringan.
Akibat kecelakaan maut itu menyebabkan kemacetan di ruas Jalan Raya Pondok Dalem arah Jember-Lumajang. Terlebih kecelakaan terjadi saat akhir pekan dan kondisi jalan sedang ramai lalu lintas.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Langkat, Pengendara Motor Tewas
Guna mengurai kemacetan, polisi dari Mapolsek Semboro langsung turun ke lokasi. Sementara kasus kecelakaan maut ini ditangani unit Laka Lantas Polres Jember.
Petugas mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan, sementara pengemudi mobil boks yang mengalami luka-luka dilarikan ke puskesmas terdekat.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut di Langkat, Pengendara Motor Tewas
-
Ditanya Keruwetan RAPBD Jember, Paslon Petahana Faida Lempar ke Calon Wakil
-
Layanan Lebih Mudah, BPJS Kesehatan Jember Hadirkan Aplikasi Pandawa
-
Bruuk!! Tiba-Tiba Atap Plafon Baru Puskesmas Gumukmas Jember Ambruk
-
Kantor BPJS Kesehatan Jember Dilockdown, Model Pelayanan Sekarang Diubah
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau
-
Tragedi Halal Bihalal di Musala Mojokerto: Tiga Jemaah Tersengat Listrik, Satu Tewas
-
Petani Tua Tewas Seketika Usai Vario Ngebut Hantam Suzuki Smash di Bojonegoro
-
Rahasia di Balik Sukses Jatim Tekan Pengangguran Hingga Level Terendah
-
Kisah Pilu Anak Kembar di Surabaya yang Diperkosa Ayah Sambung Selama Bertahun-tahun