SuaraJatim.id - Sembilan remaja SMK diamankan kepolisian saat mereka nongkrong dengan alasan menunggu aksi demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (8/10/2020) siang.
Saat salah satu diamankan, remaja yang mengaku bernama Dwi ini mengaku jika dirinya ikut aksi demo setelah mendapat kabar melalui media sosial Instagram.
"Halo guys (sambil lambaikan tangan ke awak media). Mau ikut demo pak, saya tau ini di IG-IG," kata remaja yang memakai baju sekolah.
Dari data yang dihimpun oleh SuaraJatim.id di lokasi, tampak belum datang massa aksi demo menolak UU Cipta Kerja.
Namun massa aksi sementara yang didominasi anak-anak SMK ini sempat diamankan oleh pihak kepolisian. Namun mereka masih berada di lokasi.
Sekitar puluhan anak berbaju sekolah ini, juga menyanyikan lagu "DPR elek-elek tuwek-tuwek, jancok" sambil kembali mendekat ke Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Selain itu, anak-anak remaja ini sempat dibubarkan karena diduga mereka melakukan pelemparan ke arah petugas keamanan.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Umpatan Khas Surabaya Menggema di Depan Gedung Grahadi Surabaya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak