SuaraJatim.id - Sembilan remaja SMK diamankan kepolisian saat mereka nongkrong dengan alasan menunggu aksi demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (8/10/2020) siang.
Saat salah satu diamankan, remaja yang mengaku bernama Dwi ini mengaku jika dirinya ikut aksi demo setelah mendapat kabar melalui media sosial Instagram.
"Halo guys (sambil lambaikan tangan ke awak media). Mau ikut demo pak, saya tau ini di IG-IG," kata remaja yang memakai baju sekolah.
Dari data yang dihimpun oleh SuaraJatim.id di lokasi, tampak belum datang massa aksi demo menolak UU Cipta Kerja.
Namun massa aksi sementara yang didominasi anak-anak SMK ini sempat diamankan oleh pihak kepolisian. Namun mereka masih berada di lokasi.
Sekitar puluhan anak berbaju sekolah ini, juga menyanyikan lagu "DPR elek-elek tuwek-tuwek, jancok" sambil kembali mendekat ke Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Selain itu, anak-anak remaja ini sempat dibubarkan karena diduga mereka melakukan pelemparan ke arah petugas keamanan.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Umpatan Khas Surabaya Menggema di Depan Gedung Grahadi Surabaya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
Warga Blitar Menjerit BBM Sulit, Polisi Malah Temukan 6.000 Liter Pertalite Mengendap di SPBU
-
Rencana Hibah Rp2,3 Miliar untuk Kampung Religi Gus Iqdam Disorot DPRD: Ponpes di Blitar Bukan Satu
-
Sindikat Suntik Gas Melon Pasuruan-Surabaya Digulung Polisi: 8 Orang Ditangkap
-
92 Titik Panas Masih Terdeteksi di Gunung Arjuno, Bantuan Water Bombing Dikejar
-
Dugaan Money Politic Hantam Muktamar NU, Uang Rp 250 Juta Disita KPK!