SuaraJatim.id - Tak terima dituduh mencuri cangkul, MT, warga Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean Sumenep Madura, tega membunuh tetangganya sendiri, BM.
Pembunuhan itu dilakukan MT di depan musala pada 5 Oktober 2020 lalu.
"Pembunuhan terjadi pada 5 Oktober di depan musala. Pelaku atau tersangka tak terima dituduh mencuri cangkul," kata Kapolres Sumenep AKBP Darman, Kamis (22/10/2020).
AKBP Darman menjelaskan, kasus tersebut berawal pada 3 Oktober 2020 lalu. Saat itu, tersangka dituduh mencuri cangkul milik korban.
Sempat terjadi pertengkaran di antara keduanya, namun tidak sampai adu fisik.
"Karena merasa malu, MT akhirnya merencanakan melakukan pembunuhan kepada BM yang biasa tinggal di musala yang jauh dari rumah penduduk," kata Darman.
Darman melanjutkan, dendam MT puncaknya pada 5 Oktober. Hari itu, MT berencana memberi pelajaran pada BM.
Sebelum mendatangi BM, MT lebih dulu mencari ranting pohon jambu monyet atau jambu mente panjang 70 cm dan berdiameter 4 cm.
"Sebelum ke musala, MT ini mengambil potongan kayu mente untuk digunakan melakukan penganiayaaan hingga menyebabkan korbannya meninggal," paparnya.
Baca Juga: Kakek yang Suka Telanjang saat Tebang Pohon Tewas Dibunuh Dua Temannya
Atas perbuatannya, tersangka kini telah ditahan. Ia dijerat dengan pasal 335, 331, dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Kakek yang Suka Telanjang saat Tebang Pohon Tewas Dibunuh Dua Temannya
-
Kakek di Malang Bunuh Kawan Sendiri Sebab Omongan Sering Lukai Perasaan
-
Murka Iwan Tikam Adik Ipar hingga Tewas, Gara-gara Buah Kelapa
-
Cegah Orang Menyembelih Sapi, Pemuda Muslim Malah Dibunuh Rekan
-
15 Adegan Diperagakan dalam Rekonstruksi Pembunuhan Wanita di Kebun Sawit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus