SuaraJatim.id - Selama masa pandemi Covid-19, riset Lifepal.co.id menemukan bahwa 90% wisatawan domestik berhemat lantaran tidak membuat pengeluaran transportasi untuk travelling. Di saat yang sama, hampir 40% wisatawan domestik menghemat pengeluaran akomodasi.
Penurunan dana traveling ini akan sangat bijak jika dana yang tak terpakai itu dikelola atau alokasikan untuk sesuatu yang bermanfaat bagi kesehatan dan kondisi finansial pribadi, mengingat di masa pandemi ini penting untuk mengatur keuangan sesuai tujuan finansial agar kondisi keuangan lebih baik.
Lantas bagaimana cara mengelola dana travelling yang tak terpakai saat pandemi? Berikut tips keuangan dari Lifepal.co.id.
1. Melunasi utang
Jika memang dana travelling yang tak terpakai mencukupi untuk melunasi utang, maka sebaiknya Anda memilih langkah ini. Di masa pandemi yang serba tidak menentu, ada baiknya Anda membebaskan diri dari berbagai beban keuangan, termasuk utang.
Jika utang Anda ada di lebih dari satu institusi keuangan, pilihlah yang bunganya paling besar terlebih dahulu. Baru setelah itu, jika masih mencukupi, Anda bisa menghitung-hitung untuk melunasi utang lain yang bunganya lebih kecil.
2. Dana Darurat
Dana darurat adalah uang yang tersedia dan mudah diambil sewaktu-waktu Anda membutuhkannya. Pos dana darurat jadi solusi untuk kebutuhan yang tidak disangka-sangka, emergensi, yang memerlukan penanggulangan segera.
Pada umumnya di dalam kondisi normal, pengumpulan dana darurat minimal 3 kali pendapatan atau pengeluaran tiap bulan. Misalnya saja, jika per bulan Anda menghabiskan Rp 5 juta untuk segala kebutuhan, maka persiapkan minimal Rp 15 juta sebagai dana darurat.
Namun dalam kondisi pandemi seperti ini, sebaiknya jumlah uang di kantung dana darurat diupayakan minimal 6 kali pendapatan atau pengeluaran bulanan.
Anda masing-masing juga dapat menghitung berapa besaran dana darurat yang perlu siapkan secara otomatis dengan menggunakan Kalkulator Dana Darurat Lifepal.
Baca Juga: Tips Strategi Investasi Sesuai Usia, Agar Pensiun Nanti Tetap Berkecukupan
Selain bisa untuk melunasi utang dan mengumpulkan dana darurat, Anda juga bisa memanfaatkan dana travelling yang tak terpakai selama pandemi Covid-19 untuk asuransi dan menambah portofolio investasi. Simak penjelasan lengkap di halaman berikutnya.
Berita Terkait
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
-
Kebiasaan Traveling Gen Z Berubah, Kemudahan Booking Jadi Pertimbangan
-
Tren Umrah Meningkat, Generasi Muda Kian Serius Menyiapkan Dana Ibadah
-
7 Tips Memilih Koper Hardside untuk Cegah Bagasi Rusak saat Traveling
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi