SuaraJatim.id - Peristiwa pergerakan tanah yang terjadi di Desa Baturetno, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, menyebabkan satu rumah doyong atau hampir roboh.
Rumah milik Sumadi (40) tersebut rusak akibat gerakan tanah yang terjadi pada Rabu (4/11/2020). Dari informasi yang dihimpun, penyebab terjadinya tanah gerak lantaran akibat hujan yang cukup lebat sehingga tanah mengalami longsor.
"Akibat hujan deras, tanah yang berada di bawah rumah Bapak Sumadi ini turut bergerak, sehingga mengalami keretakan," ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Malang, Iksan Hadi seperti dilansir Timesindonesia.co.id-jaringan Suara.com.
Akibat keretakan tanah itu, rumah yang ditinggali Sumadi kini sudah tidak bisa didiaminya bersama keluarga.
"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja kerugian yang dialami korban berkisar mencapai Rp 150 juta," katanya.
Untuk sementara, Iksan menjelaskan, jika korban mengungsi di rumah kerabatnya.
"Karena rumahnya tidak bisa ditempati, maka korban untuk sementara waktu mengungsi," tuturnya.
Selanjutnya, dia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Malang untuk waspada bencana tanah longsor maupun pergerakan tanah pada musim hujan sekarang.
Baca Juga: Pergerakan Tanah Meluas, Warga Sabrang Kidul Tetap Mengungsi jika Hujan
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi