SuaraJatim.id - Seorang pria di Sumenep, Jawa Timur bernama Atwari (40) kini harus mempertanggungjawabkan kelakukannya usai nekat menculik seorang perempuan bernama Nur Imama (30) yang merupakan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Sumenep.
Nur Imama, warga Dusun Gunung Pekol, Desa Banuaju Timur itu diculik oleh Atwari di halaman Sekretariat PPK Batang-Batang, Sumenep pada Sabtu (5/12/2020) sekitar pukul 08.30 WIB.
Atwari tiba-tiba datang menghampiri Imama dan menarik tangannya sambil ditodong pakai pistol lalu dibawa kabur menggunakan mobil Avanza warna silver.
Suami Imama, Sugiyanto (38) yang mendapat kabar dari anggota PPK lain, langsung mengejar bersama warga.
Hasilnya, sekitar pukul 10.00 WIB, mobil yang digunakan pelaku ditemukan di Jalan PUD Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang.
Mobil pelaku dihadang ramai-ramai akhirnya Imama diturunkan. Atwari kabur dengan mobilnya ke arah timur, tapi identitasnya telah diketahui warga.
Menurut Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti pelaku akhirnya menyerahkan diri ke polisi setelah dinyatakan buron.
"Pelaku menyerahkan diri ke Markas Polsek Batang-Batang tadi pagi dan saat ini yang bersangkutan telah ditahan di Markas Polsek Batang-Batang," kata Widiarti sebagaimana dilansir Antara, Senin (7/12/2020).
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, polisi menjerat Atwari dengan pasal 328 KUHP tentang Penculikan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Baca Juga: Anggota PPK Sumenep Dibawa Kabur Usai Ditodong Pistol Mainan
Berdasarkan pengakuan tersangka kepada polisi, tersangka tega menculik korban lantaran sakit terhadap Imama, karena dia berkeluarga dengan laki-laki lain.
Sementara itu, anggota KPUD Sumenep, Rafiqi mengatakan, meski terjadi kasus penculikan terhadap salah seorang anggota penyelenggara pemilu di Kecamatan Batang-Batang, tahapan pilkada di wilayah itu tidak terganggu, dan Imama telah kembali bekerja sebagaimana biasanya.
Berita Terkait
-
Anggota PPK Sumenep Dibawa Kabur Usai Ditodong Pistol Mainan
-
Kapal Patroli Polda Jatim Siaga di Pelabuhan Kalianget, Jelang Pilkada
-
Cerita Para Guru Mengajar dan Sulitnya Infrastruktur Jaringan Saat Pandemi
-
Ibu di Sumenep Ini Kaget Saat Ambil Bayi di RSUD: Loh, Kok Bayinya Beda!
-
Tertipu Lowongan Kerja, Ibu dan Balitanya Diperkosa Bergilir Selama 14 Hari
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Penjual Es Hingga Penjaga Warkop Ikut Diciduk Polisi Saat Demo di Grahadi
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya