SuaraJatim.id - Sehari jelang coblosan suara pada Pilkada Serentak besok, KPU Kota Blitar memusnahkan 559 surat suara cacat. Logistik itu dimusnahkan dengan cara dibakar di depan Kantor KPU Kota Blitar, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan.
Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam mengatakan surat suara rusak yang dimusnahkan karena sobek, degradasi warna, terdapat noda dan tulisan yang kurang jelas atau buram. Kerusakan surat suara tersebut didapat setelah disortir dan dilipat.
"Juga ada kelebihan surat suara dari hasil sortir lipat yang sudah kita lakukan kemarin," kata Umam, Selasa (8/12/2020).
Sejauh ini, kata Umam, logistik kebutuhan pungut suara sudah digeser ke PPS. Pengiriman ke TPS baru akan dilakukan pada Rabu (9/12/2020) besok sekitar pukul 04.00 WIB.
Selain itu, logistik APD bagi para KPPS dan linmas juga akan dikirim ke TPS pada waktu sama. APD tersebut diantaranya sarung tangan, masker, pelindung wajah serta hand sanitizer.
Umam mengakui distribusi logistik ke PPS untuk Kota Blitar memang paling akhir daripada Kabupaten/Kota lain di Jawa Timur yang menyelenggarakan Pilkada Serentak. Alasannya karena akses pengiriman di Kota Blitar cenderung mudah dan hanya mencakup tiga kecamatan.
"Berbeda dengan Sumenep misalnya. Kalau di sana karena harus menjangkau pulau kecil jadi harus lebih awal. Kalau kita karena hanya tiga kecamatan dan aksesnya cukup terjangkau," katanya.
Distribusi logistik dilakukan dengan pengawalan ketat petugas kepolisian. Dengan demikian, logistik Pilkada Serentak di 19 Kabupaten/Kota di Jawa Timur sudah didistribusikan ke PPS.
"Kalau kemarin belum 100 persen 19 Kabupaten/Kota, sekarang sudah 100 persen didistribusikan ke PPS," sambungnya.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Pastikan Nyoblos di Pilkada Depok, Besok
Pada pelaksanaan pungut suara Pilwali Blitar 2020 besok akan diikuti oleh 114.890 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jumlah itu terdiri atas 56.024 pria dan 58.866 wanita.
KPU sediakan TPS mobile buat pasien karantina Covid-19
Pelaksanaan pungut suara akan dilakukan di 21 Kelurahan dengan jumlah TPS 259 lokasi. Selain itu akan ada TPS mobile yang akan melayani pemilih yang sedang sakit atau menjalani karantina.
Ada 9 lokasi yang ditempati oleh pemilih yang sedang sakit yakni berada di 7 rumah sakit, 1 Lapas dan 1 rumah isolasi. KPU juga sedang mencari solusi terkait pemilih yang diisolasi di luar Kota seperti di LEC Garum dan di Sutojayan, Kabupaten Blitar.
"Kalau yang isolasi mandiri, data by name di Kecamatan sudah ada. Makanya kami minta PPK untuk segera koordinasi. Untuk yang di LEC Garum, kami kesulitan karena KPPS terdekatnya cukup jauh jadi terkendala jarak tempuh sama waktunya. Kalau di Sutojayan kami masih belum tahu jumlahnya berapa," ungkap Umam.
Ia menambahkan untuk data pemilih yang ada di RS dan rumah isolasi sudah tercover. Mekanisme pemilihan akan berbeda ketika petugas berada di rumah sakit.
Berita Terkait
-
Ayu Ting Ting Pastikan Nyoblos di Pilkada Depok, Besok
-
Cegah Corona, Begini Protokol Kesehatan yang Diterapkan di TPS Pemalang
-
Diduga Jadi Sasaran Money Politic, Dua Kecamatan di Malang Dipelototi
-
Dua Calon Wakil Bupati Ini Mencoblos di TPS yang Sama, Bakal Adu Gengsi!
-
Sehari Jelang Coblosan, La Nyalla Sidak ke Bawaslu Jatim dan Surabaya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Bea Cukai Jaga Penerimaan Negara di Tengah Tekanan Global, Industri Tembakau Jadi Sorotan
-
Datang ke Pendopo Ingin Menghadap Plt Bupati Tulungagung, Kadis Damkar Kaget Disambut Tim KPK
-
Batu Raksasa Terjang Fortuner di Jalur Trenggalek-Ponorogo, Jalur Nasional Lumpuh Total
-
Akhir Pelarian Ratu Kredit Fiktif Rp9,6 Miliar Asal Surabaya: 6 Tahun Sembunyi Diciduk di Jaksel
-
Bocah 3 Tahun di Kediri Tewas dengan Tubuh Penuh Lebam: Ayah, Ibu, dan Nenek Dibawa Polisi