SuaraJatim.id - Rocky Gerung, pemikir politik, melontarkan kritik untuk Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma, yang meluncurkan program baru berupa memfasilitasi gelandangan untuk memunyai KTP serta rekening bank.
Melalui video berjudul "RT-RW DI DKI TERPAKSA NEKAD TEGUR MENSOS RISMA", yang disebar pada akun YouTube, Rocky mengungkit pendahulu Risma sebagai mensos, yakni Juliari P Batubara.
Kekinian, Juliari berada dalam sel tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi lantaran diduga korupsi dana bantuan sosial covid-19.
Rocky Gerung mengatakan, seharusnya Mensos Risma bukan memberikan fasilitas semacam itu. Namun, lebih membenahi sistem penyaluran Bansos di kementeriannya sendiri.
"Mestinya itu yang dibenahi Mensos bahwa pemulung tidak menerima bansos karena manipulasi aparat Mensos. Bukan malah beri KTP," ujar Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com, Senin (18/1/2021).
Rocky Gerung kemudian mengatakan, seharusnya Presiden Jokowi yang bertanggung jawab atas seluruh menteri menegur Mensos Risma karena sudah menimbulkan adanya kekacauan.
"Presiden mestinya udah tegur. Udah 2 bulan gak ada Perubahan. Ditegur RT RW negur. Presiden mesti malu (Risma ditegur RT RW DKI Jakarta)," tegas Rocky Gerung.
Rocky Gerung lantas mempertanyakan kemampuan menteri-menteri Presiden Jokowi.
"Jadi, menteri sebelumnya nyolong hak pemulung, sekarang menteri pengganti menggantinya dengan KTP. Jadi bayangkan di tingkat kabinet begini kemampuan, kasitas, lalu apa pentingnya ada menteri di kabinet wong konsepsinya gak ada." tandas keras Rocky Gerung.
Baca Juga: Mensos Risma Fasilitasi Gelandangan KTP, Rocky Gerung: Itu Namanya Dungu!
Hersubeno Arief selaku rekan diskusi Rocky Gerung lalu menyinggung soal jabatan Mensos Risma sebelumnya yakni Wali Kota Surabaya. Kata dia, barangkali Mensos Risma masih belum paham karena selama ini bekerja di sektor regional.
Rocky Gerung menimpali hal itu dengan mengatakan seharusnya tidak menjadi masalah. Sebab, Mensos memiliki staf yang seharusnya mengarahkan.
Hanya saja, saat ini Rocky Gerung melihat staf Mensos diam saja. Bahkan bisa jadi cenderung tertawa melihat Mensos Risma yang kata dia banyak melakukan hal-hal konyol.
"Ya itu soal yang bisa diatasi oleh stafnya. Tapi staf menteri yang sekarang membiarkan. Artinya ada juga permainan politik di dalam. Stafnya ingin mencelakakan menteri. Menteri ditegur, stafnya ketawa-tawa," tukasnya.
Sebelumnya dikabarkan Kemensos memfasilitasi kelompok marjinal di DKI Jakarta agar bisa memiliki kartu identitas dan rekening bank.
"Untuk DKI Jakarta target kita 1.600 orang, sehari 100 orang," kata Mensos Risma dikutip dari Antara.
Mensos Risma mengatakan, program itu nantinya juga akan dilakukan di berbagai daerah, khususnya daerah yang terdapat Balai Kemensos.
Hal itu dilakukan Mensos Risma karena untuk menerima bantuan dari pemerintah, dibutuhkan kartu identitas sesuai dengan alamat dan KTP.
"Kepemilikan kartu identitas atau KTP menjadi mutlak karena saat ini bantuan pemerintah diberikan kepada warga yang membutuhkan sesuai dengan alamat dan KTP," kata Mensos Risma.
"Dengan demikian maka kita bisa akses bantuan agar mereka bisa segera keluar dari kemiskinan yang sebetulnya karena tidak ada rumah. Kami juga tidak salah administrasi karena pasti alamat dan NIK-nya," sambung eks Wali Kota Surabaya itu.
Berita Terkait
-
Pengurus RW di Bekasi yang Potong Bansos Rp100 Ribu Minta Maaf
-
Wali Kota Bekasi Perintahkan Camat Larang RW Potong Dana Bansos Tunai
-
Sentil Keras Mensos Risma yang Kocar-kacir saat Gempa, Roy Suryo: Ambyar!
-
Rocky Gerung: Juliari Nyolong Hak Pemulung, Ditukar KTP Sama Mensos Risma
-
Mensos Risma Fasilitasi Gelandangan KTP, Rocky Gerung: Itu Namanya Dungu!
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo