SuaraJatim.id - Begini jadinya kalau Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini bertemu dengan anak kecil. Risma seperti manut saja ketika jadi model foto anak korban longsor Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Saat ketemu bocah bernama Reza itu, Risma mendadak jadi model. Ini terjadi saat mantan wali kota Surabaya itu meninjau korban longsor yang menelan korban jiwa 21 orang tersebut.
Ceritanya, saat itu Risma meninjau tempat pengungsian korban tanah longsor. Lalu relawan pendamping mengarahkan seorang anak pengungsi untuk memotretnya.
"Ayo Bu Risma difoto Mas," kata seorang relawan pendamping kepada Reza, bocah berusia lima tahun yang sedang membawa kamera.
Risma pun langsung bergaya di depan Reza.
"Satu... dua... tiga," kata Reza sembari mengarahkan kamera digital pinjaman relawan ke arah Risma.
Menteri Sosial kemudian meminta Reza memperlihatkan hasil jepretan kameranya.
"Kamu motret beneran? Mana lihat hasil fotonya? Wah iya, beneran, dan bagus ya hasilnya," kata Risma.
Dikutip dari Antara, selama meninjau tempat pengungsian korban longsor, Menteri Sosial juga menyapa anak-anak yang sedang menjalani pemulihan trauma di tenda darurat yang didirikan di halaman SD Negeri 3 Ngetos.
Baca Juga: Duhh! Rapid Test Pengungsi Tanah Longsor Nganjuk, 14 Orang Reaktif
"Itu menggambar apa? Ayo ceritakan ke Ibu," kata mantan Wali Kota Surabaya kepada seorang anak perempuan yang sedang menggambar tanah longsor.
Menteri Sosial saat meninjau lokasi pengungsian dan dapur umum mengatakan bahwa kondisi psikologis anak-anak warga terdampak bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, sudah membaik.
"Kalau kemarin saya dapat laporan memang belum stabil, tapi hari ini saya tanya ke psikolog langsung mengatakan kondisi anak-anak semakin membaik secara psikologisnya. Saya juga minta tim terus memberikan pendampingan yang terbaik," katanya.
Berita Terkait
-
Duhh! Rapid Test Pengungsi Tanah Longsor Nganjuk, 14 Orang Reaktif
-
Risma Jadi Model Foto Dadakan Bagi Anak Korban Longsor Desa Ngetos
-
Longsor di Desa Ngetos, Cerita Penyintas Minta Tolong Saat Gelap Gulita
-
Sedih! Si Kembar Selamat, Tapi Ayah-Ibu Tertimbun Longsor di Nganjuk
-
Hari Kedua Evakuasi Korban Longsor Ngetos Nganjuk, 10 Orang Masih Terpendam
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey
-
Khofifah Dampingi Ketua MA RI Sunarto Buka Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA di Malang