SuaraJatim.id - Tim Fakultas Dakwah UIN Sunan Ampel Surabaya dalam penerbitan buku Tuban Bumi Wali The Spirit of Harmoni menyimpulkan Islam yang berada di Kabupaten Tuban belum sama tuanya dengan Islam yang ada di Gresik.
Ketua Tim Penulis Prof Nur Syam mengungkapkan, sebenarnya dia bersama timnya sangat berani menyampaikan, jika Islam di Tuban setua dengan islam di Gresik. Namun sayangnya, dari beberapa artefak yang ada ternyata belum memenuhinya.
Untuk diketahui, dia bersama timnya membutuhkan waktu 3,5 bulan untuk melakukan riset dan juga sempat meminta waktu seminggu untuk melakukan perbaikan berdasarkan masukan dari bedah buku yang dilakukan sebelumnya.
"Semoga lanjutan penelitian ini menemukan atau meyakini bahwa Islam di Tuban sama dengan Islam di Gresik,” katanya seperti dilansir Bloktuban.com-jaringan Suara.com.
Baca Juga: Jokowi: Selamat Memperingati Isra Miraj 1442 H
Dalam beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menjalin kerjasama dengan penulis tim dari Fakultas Dakwah UIN Sunan Ampel Surabaya. Lebih lanjut, Nur Syam berharap buku Tuban Bumi Wali the spirit of harmoni siap untuk dicetak.
Sedangkan draf buku yang secara simbolis diberikan kepada Bupati Tuban menjadi penanda buku tersebut telah rampung.
“Saya sampaikan terimaksih atas kerjasama dengan tim," ujarnya.
Dalam isi buku tersebut dijelaskan 73 wali yang berhasil dilacak dari 193 wali dalam riset tiga bulan tersebut. Selain itu, dia juga menjelaskan penyebaran Agama islam di Kabupaten Tuban yang sama tuanya dengan di Gresik.
Sementara itu, Bupati Tuban Fathul Huda juga mengungkapkan tentang kerja sama antara pemkab dengan beberapa universitas di Indonesia. Dari semua kerja sama yang dilakukan, kebanyakan hanya formalitas saja atau tidak memiliki hasil untuk kemajuan Kabupaten Tuban.
Baca Juga: Pengertian dan Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha
“Saya bertanya apa esensi kerja sama antara fakultas atau universitas dengan Pemkab, selama saya menjabat itu semua kebanyakan formalitas. Semoga buku ini dapat dikembangkan lagi walapun saya tidak menjabat lagi,” ujar Bupati Huda.
Berita Terkait
-
Riset: Waktu Orang Indonesia Main Internet Capai 7 Jam 22 Menit per Hari
-
Riset: 72,1 Juta Orang Indonesia Belum Dapat Akses Internet di 2025, Peringkat 8 dari 10 Besar Dunia
-
Instruksi Gubernur Aceh: Warga Kini Wajib Salat Berjamaah, Bagaimana Reaksi Mereka?
-
Mengapa Rezeki Bisa Seret? Ini Penyebabnya dalam Islam
-
Bolehkah Menikah dengan Sepupu? Ini Hukumnya dalam Islam
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
Terkini
-
Dari Desa untuk Warga, THR dan Jaminan Sosial Wujud Kepedulian Desa Wunut
-
Wanita Probolinggo Ditemukan Tewas Misterius di Pinggir Jalan
-
BRI Sokong UMKM Habbie: Minyak Telon dengan Ragam Aroma Terbanyak untuk Pasar Global
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan