SuaraJatim.id - Dedy Hakim, suami yang sempat 24 jam meninggalkan jenazah istrinya, Indah Kusnaeni (30) di kamar kosan sendirian di Kota Mojokerto, Jawa Timur, ternyata belum melunasi biaya pemulasaran kepada rumah sakit sebesar Rp 1 juta.
Dedy masih menjaminkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Rumah Sakit Gatoel. Ia diminta oleh rumah sakit setempat mengurus surat keterangan tidak mampu sehingga biayanya bisa lunas.
"Iya belum bayar Rp 935 ribu, masih ninggal KTP. Kalau beliau tidak mampu, kebijakan Direktur Rumah Sakit bisa minta surat dari desa bahwa tidak mampu bayar. Tapi sampai dengan sekarang suami belum ke RS," kata Humas RS Gatoel, Priyadi, Selasa (16/03/2021).
Dikutip dari jatimnet.com, jejaring media suara.com, Priyadi menjelaskan kondisi sang istri saat dijemput di kosannya pada Minggu (14/03/2021) sekitar pukul 15.36 WIB sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Petugas RS yang datang ke lokasi langsung membawa jenazah Indah Kusnaeni untuk dimandikan dan dikafani atas permintaan suami.
"Kemarin (Minggu) suaminya datang ke IGD, bilang istrinya sudah meninggal minta dijemput. Untuk dimandikan di RS karena tetangga tidak ada yang berani," katanya.
Peristiwa ini sempat menghebohkan warga Gang Panggreman, Kelurahan/Kecamatan Kranggan. Sang suami, Dedy Hakim Sugiharto, sempat meninggalkan jenazah istrinya di kamar kos di lingkungan setempat karena sedang mengurus lokasi pemakaman istri sirinya warga Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu.
Indah meninggal dunia karena sakit kelenjar getah bening di kamar kos. Kemudian, Dedy meminta bantuan RS Gatoel untuk membawa jenazah istrinya dan dimandikan hingga dikafani di RS Gatoel, pada Minggu (14/03/2021).
Lalu jenazah dikembalikan lagi ke kamar kos pada Senin (15/03/2021) dini hari. Dedy sempat meninggalkan jenazah istrinya hampir 24 jam karena masih bingung mengurus lokasi pemakaman.
Baca Juga: Duh! Suami di Mojokerto Tinggalkan Jasad Istri Sendirian 24 Jam di Kosan
Dedy saat dikonfirmasi mengakui masih memiliki tanggungan terhadap RS Gatoel sebesar Rp 1 juta. Hanya saja, ia masih belum memiliki uang untuk melunasi dana pemulasaran istrinya. Padahal batas waktu toleransi pelunasan sudah terlewat, yakni Senin, 15 Maret 2021, pukul 06.00 WIB.
"Masih ada biaya yang saya harus bayar di RS Gatoel sebesar Rp 1 jutaan buat biaya mandiin, sama ambulans untuk bawa istri saya ke sini (kosan). Apalagi pada saat itu saya harus melunasi rumah sakit sampai batas waktu jam enam pagi," ujarnya.
Ia mengakui sempat meninggalkan jenazah istrinya untuk mengurus lokasi pemakaman sebab istrinya bukan warga Mojokerto. Namun ia sudah memberitahu ke pemilik kos. Karena lama tak kembali dan tak bisa dihubungi, warga heboh dan menghubungi kepolisian.
"Saya sempat bilang ke Pak RT/RW soal ini, katanya saya enggak boleh tinggalkan jenazah istri saya. Tidak membahas soal dimakamkan dimana atau gimana. Tapi kalau enggak saya tinggal, siapa yang mengurusi, akhirnya saya minta tolong ke pemilik kos sampai saya dipinjami motor matic agar lebih cepat," katanya.
Ia sengaja mengurusnya sendiri dengan alasan tak ingin membebani keluarga.
"Saya sudah dewasa, jadi ini menjadi pilihan. Di lain sisi keluarga saya juga belum lama tertimpa musibah bapak saya enggak ada (meninggal)," ucap pria yang sehari-hari bekerja sebagai debt collector atau penagih utang ini.
Berita Terkait
-
Duh! Suami di Mojokerto Tinggalkan Jasad Istri Sendirian 24 Jam di Kosan
-
Diberi Minuman Jeruk Orang, Edi Pingsan, Saat Sadar Uang Rp 40 Juta Hilang
-
Target Penggalian Situs Kumitir Mojokerto Tahun Ini
-
Viral Mantan Istri Robohkan Rumah Eks Suami di Mojokerto Gegara Gono-gini
-
Janjian Sama Perempuan di Hotel, Baru Check In Pensiunan PNS Tewas di Kamar
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak