"Saya minta maaf kepada masyarakat Mojokerto sudah membuat kegaduhan dan merepotkan pihak kepolisian. Ini adalah pelajaran buat orang lain juga agar lebih waspada," tandasnya.
Sebelumnya, penemuan koper coklat misterius menghebohkan warga di Mojokerto, Selasa (6/4) siang. Koper misterius itu awalnya dititipkan oleh seseorang pria yang belum diketahui Identitasnya di sebuah warung gado-gado milik Safira Fatmawati (18).
Koper ditinggal pemiliknya sejak pukul 11.30 WIB. Namun hingga sore hari, koper tersebut tak kunjung diambil oleh penitipnya.
Safira mulai menaruh curiga sekitar pukul 16.00 WIB karena pemilik koper tidak juga kembali. Sehingga Safira memutuskan melaporkan keberadaan koper itu ke pihak kepolisian.
Polres Mojokerto langsung mengamankan lokasi. Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jatim pun didatangkan ke lokasi untuk memeriksa benda mencurigakan tersebut.
Hal ini membuat lalu lintas sempat tersendat. Masyarakat yang ingin tahu banyak yang melihat dari jauh. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander didampingi Serdik Sespimmen 61 Kompol David Triyo Prasojo datang ke TKP untuk membubarkan warga yang ada di sekitar lokasi.
Berita Terkait
-
Koper Dikira Isi Bom Gegerkan Mojokerto, Gegana Turun Ternyata Isi Parfum
-
Naik Pohon Pete, Duda di Mojokerto Kaku Tersangkut Dahan, Ternyata Tewas
-
Setelah 7 Hari, Jasad Pencari Bonsai di Mojokerto yang Tenggelam Ditemukan
-
Kasus Anak Punk Aniaya Keluarga, Adik Kritis Tengkorak Kepala Pecah Dipalu
-
Anak Punk Hajar Ayah-Ibunya Sambil Nikmati Musik Sakit Hati Pakai Earphone
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat