SuaraJatim.id - Aksi yang dilakukan Nur Fadli, Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten Jember di depan Pendapa Wahyawibawagraha Kabupaten Jember menarik perhatian pada Jumat (9/4/2021)
Selain itu, beberapa guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) yang membakar sate di depan pendapa. Hal tersebut dilakukan sebagai rasa syukur atas kembalinya kesejahteraan GTT/PTT yang ada di Kabupaten Jember.
"Pagi ini kami melaksanakan nadzar, dimana sejak dulu kami punya nadzar kalau GTT/PTT sejahtera, kami akan potong rambut di depan pendopo," katanya kepada Suaraindonesia.co.id-jaringan Suara.com.
Syukuran tersebut dilakukan bersama Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman sebagai bentuk syukur mereka.
Baca Juga: Ngeri! Selama Pandemi Covid-19, 30 Persen Siswa di Jember Putus Sekolah
"Iya kami juga bakar sate, berbagi makanan bersama kawan-kawan ini. Alhamdulillah Bupati dan Wakil Bupati juga menyempatkan untuk hadir," lanjut Fadli.
Menurutnya dengan diterimanya SK Bupati Jember oleh GTT/PTT menjadi awal kembalinya kesejahteraan mereka.
"Iya bapak Hendy sudah memberikan bukti, bahwa beliau memperjuangkan hak kami. Dengan adanya SK ini tentunya sangat luar biasa," ucapnya.
Untuk diketahui, dalam isinya ada satu poin di SK Bupati Jember yakni, terkait adanya kenaikan gaji yang layak.
"Salah satunya itu kenaikan gaji, jadi bisa dibilanh layak bagi para kawan-kawan ini," tuturnya.
Baca Juga: IDI Jember Tak Rekomendasikan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Alasannya
Lebih lanjut, dia berharap nantinya kesejahteraan GTT dan PTT semakin membaik dan pemerintah senantiasa melakukan evaluasi, terhadap sistem pembelajaran yang ada di Jember.
Berita Terkait
-
Cabuli Mahasiswi, Legislator PKB Geram Aksi Predator Seks Guru Besar UGM: Jangan Dikasih Ampun!
-
Gaji Guru Sekolah Rakyat Bakal di Atas UMR? Gus Ipul: Saya Belum Berani Nyebut Angka, tapi...
-
Tunjangan Guru Lebih Cepat Cair? Puslapdik Otomatis Proses SKTPG, Cek Info GTK Sekarang!
-
Direkrut buat Ngajar Fulltime, Menteri Abdul Mu'ti Sebut Guru Sekolah Rakyat Bukan ASN
-
Membongkar Kekerasan Seksual di Kampus oleh Oknum Guru Besar Farmasi UGM
Terpopuler
- Pamer Hampers Lebaran dari Letkol Teddy, Irfan Hakim Banjir Kritikan: Tolong Jaga Hati Rakyat
- Kekayaan Menakjubkan Lucky Hakim, Bupati Indramayu yang Kena Sentil Dedi Mulyadi
- Jairo Riedewald Belum Jelas, Pemain Keturunan Indonesia Ini Lebih Mudah Diproses Naturalisasi
- Jualan Sepi usai Mualaf, Ruben Onsu Disarankan Minta Tolong ke Sarwendah
- Bak Trio Ridho-Idzes-Hubner, Timnas Indonesia U-17 Punya 3 Bek Solid
Pilihan
-
APBN Kian Tekor, Prabowo Tarik Utang Baru Rp 250 Triliun
-
Prabowo 'Kebakaran Jenggot' Respons Tarif Trump, Buka Seluruh Kran Impor: Pengusaha Teriak Bumerang!
-
Solusi Pinjaman Syariah Tanpa Riba, Tenor Panjang dan Plafon Sampai Rp150 Juta!
-
Dear Petinggi BEI, IHSG Memang Rapuh dan Keropos!
-
Harga Emas Antam Berbalik Lompat Tinggi Rp23.000 Hari Ini, Jadi Rp1.777.000/Gram
Terkini
-
Asisten Masinis Tewas Usai KA Jenggala Tabrak Truk, PT KAI Tempuh Jalur Hukum
-
Dua Gudang Penyimpanan Bahan Baku Sandal Milik Pabrik Sepatu Legendaris di Surabaya Ludes Terbakar
-
Pemprov Jatim Didesak Ikuti Jabar Tentang Pajak Kendaraan Bermotor, Kiai Asep Pasang Badan
-
Tembok Roboh di Area Pasar Kupang Gunung Surabaya, 1 Orang Tewas
-
Kartini Modern dan Peran KUR BRI Dalam Mendukung Suryani Sebagai Pejuang Ekonomi