SuaraJatim.id - Pemerintah Pusat tegas melarang masyarakat mudik saat Lebaran Idul Fitri nanti. Namun Pacitan agaknya lebih longgar karena mempersilakan warganya pulang kampung alias mudik.
Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Jawa Timur, Hendra Purwaka. Ia mempersilakan masyarakat Pacitan pulang kampung. Namun, dengan catatan wajib isolasi mandiri selama lima hari.
"Kalau saya sih lebih boleh pulang tapi harus lakukan isolasi mandiri, isolasi mandiri lima hari," katanya, dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Rabu (14/04/2021).
Meski begitu, dia berharap masyarakat yang lakukan mudik jangan sampai membawah oleh-oleh berupa virus Covid-19, karena jika ada kejadian demikian akan merugikan semua pihak termasuk keluarga.
"Jika ada yang pulang, saya sangat berharap kepada Satgas Covid-19 tingkat desa perketat penjagaan maupun testing dan trecing," imbuhnya.
Hendra Purwaka menilai penyekatan di terminal atau daerah perbatasan tidak perlu dilakukan. Sebab, warga ingin bertemu dengan keluarga.
"Ya kasihan, dia memaksa pulangkan berarti ingin sekali bertemu keluarga. Tapi harus isolasi mandiri dulu setelah sampai di rumah," jelasnya.
Dinas Kesehatan Pacitan juga akan mengupayakan tersedianya kantong plastik Gnose guna lakukan pengecekan tahap awal di beberapa titik terminal.
Berita Terkait
-
Larangan Mudik Lebaran, 6 Titik Penyekatan Disiapkan Polwiltabes Surabaya
-
ASN Kota Bekasi Dilarang Mudik
-
Pastikan Tak Ada yang Mudik dari Jakarta, Polisi Sekat 'Jalan Tikus'
-
Terminal Giwangan Bakal Cek Surat Bebas Covid-19, Masih Tunggu Juknis
-
Belum Jual Tiket untuk Mei, PT KAI Daop 6: Belum Ada yang Colong Start
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Fokus Melayani, Bukan Cari Jodoh! Kemenhaj Surabaya Larang Petugas Haji Cinlok di Tanah Suci
-
Suara di Balik Pintu: Kisah Penemuan Bayi Merah yang Menggetarkan Hati Warga Bangil
-
Sosialisasi Parkir Digital Surabaya Berujung Chaos: Lemparan Batu Hingga Sweeping Tengah Malam
-
Bukan Sekadar Tap-In, Parkir Digital Surabaya Picu Ketegangan Jukir vs Pemkot
-
Bak Hotel, Maraknya Kos Harian di Jember Bikin Pengusaha PHRI Meradang