SuaraJatim.id - Sampai saat ini sudah 675,240 warga Surabaya disuntik vaksin Covid-19. Jumlah itu terhitung sejak pertama program vaksinasi dijalankan di Kota Pahlawan.
Data itu hasil rekapitulasi cakupan vaksinasi yang tercatat di Dinas Kesehatan (Dinkes). Hal ini dijelaskan Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara.
Febri menjelaskan, 675.240 orang itu merupakan total kumulatif penerima vaksin sejak pertama kali. Selain itu, dia menghitung ratusan ribu penerima vaksin terdiri dari Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), lanjut usia (lansia) serta pelayanan publik.
"Lansia yang sudah divaksin 278.917 orang. Lalu untuk SDMK itu totalnya 84.342 orang," kata Febri menjelaskan, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (19/04/2021).
Febri mengungkapkan, untuk pelayanan publik meliputi berbagai instansi. Diantaranya adalah jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjumlah 73.253 orang. Kemudian profesi polisi berjumlah 15.353 orang. Selain itu, jajaran dari TNI yang telah disuntik vaksin berjumlah 23.402 orang.
"Kemudian, guru total yang menerima vaksin yakni 38.249 guru. Sedangkan dosen, yang sudah disuntik baik dosis pertama maupun dosis kedua total berjumlah 17.852 dosen," ujarnya.
Berikutnya, bagi pedagang yang sudah divaksin meliputi pedagang pasar, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan mal mencapai 33.175 pedagang.
Sementara itu, bagi pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebanyak 2.463 orang yang menerima vaksin Covid-19. "Nah kalau pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni 76.706 yang telah divaksin," kata Febri.
Bahkan, mantan Kepala Bidang (Kabid) Satpol PP ini menyebut, untuk tokoh agama yang sudah menerima vaksin berjumlah 7.587 orang. Sedangkan, untuk pekerja media berjumlah 2.022 orang. Berikutnya, bagi para kader yakni 11.178.
Baca Juga: Dilarang Berkerumun, 10 Bocah Bandel Surabaya Malah Ejek dan Maki Polisi
"Tokoh agama meliputi seluruh agama ya. Selanjutnya atlet juga menerima vaksin jumlahnya 1.799 atlet. Tidak hanya itu, kami juga memberikan vaksin bagi sektor pariwisata yang di dalamnya termasuk pekerja hotel. Jumlahnya adalah 6.808 pekerja yang sudah divaksin. Lalu pegawai restoran sebanyak 173 orang dan untuk transportasi publik berjumlah 906 orang pegawai," paparnya.
Oleh karena itu, Febri memastikan meskipun saat ini bulan Ramadan namun tak menyurutkan niat petugas berkeliling memberikan vaksin kepada masyarakat. Ke depan, dia menargetkan seluruh warga Kota Pahlawan sudah mendapatkan vaksin.
"Bismillah kita terus masifkan ini, sehingga nantinya tidak adalagi warga yang belum divaksin," kata Febri.
Berita Terkait
-
Dilarang Berkerumun, 10 Bocah Bandel Surabaya Malah Ejek dan Maki Polisi
-
Jadwal Buka Puasa Surabaya 6 Ramadhan 1442 atau Minggu, 18 April 2021
-
Merenovasi Cagar Budaya Bunker Tegalsari, Disulap Jadi Public Space
-
Ini Masjid Peneleh Surabaya, Saksi Perjalanan Bangsa, Lebih Tua dari Ampel?
-
Resmi Jadi Ayah, Ini Cerita Satria Tama Dampingi Persalinan Istri
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Profil Maidi, Wali Kota Madiun: 7 Fakta dan Kontroversi Sebelum OTT KPK
-
OTT KPK di Madiun: 7 Fakta Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Menyeret Wali Kota
-
8 Fakta Kronologi OTT KPK di Madiun, Wali Kota Ikut Dibawa ke Jakarta
-
Melampaui Target! Realisasi Investasi Jatim 2025 Tembus Rp147,7 Triliun
-
Perkuat Pendidikan, Khofifah Resmikan Fasilitas dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB