SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkunjung silaturahmi ke Gedung Sate, Kantor Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami.
Ternyata, Khofifah mempunyai permintaan khusus kepada gubernur Jabar yang akarab disapa Kang Emil itu. Apa permintaannya? Khofifah meminta Emil mendesainkan sebuah masjid di Islamic Centre Jawa Timur.
Pembangunan dan pengembangan masjid di Islamic Center, kata Khofifah, harus dilakukan seiring dengan pemenuhan kebutuhan daerah sekitar dan tata letaknya.
"Kami memiliki masjid di Islamic Centre yang secara ukuran dan tata letaknya perlu diperluas. Terlebih, masjid tersebut merupakan satu-satunya masjid yang bisa menampung jamaah dengan area parkir yang relatif luas di Surabaya Barat," kata Khofifah, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (21/04/2021).
"Untuk itu, kami minta kepada Pak Gubernur Jabar membantu desain sekaligus merekontruksi masjid di Islamic Centre Surabaya menjadi masjid yang megah dan indah," katanya menegaskan.
Ia mengatakan, banyak hasil desain masjid dari Ridwan Kamil yang memiliki arsitektur indah. Di antara yang pernah disaksikan adalah keindahan arsitektur dari Masjid Agung di Padang dan masjid di dekat Pantai Makassar.
"Saya yakin jika nantinya masjid hasil arsitek dari Kang Emil (sapaan akrab dari Gubernur Jabar) ini rampung akan memberi daya tarik di sekitar kawasan Islamic Center Surabaya. Semoga nanti pada saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) bisa segera dimulai pembangunannya," ujarnya.
Gubernur Khofifah ke Bandung, Jawa Barat, itu sebenarnya untuk menghadiri stadium general sekaligus menerima tanda penghormatan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN Jatinangor. Selanjutnya silaturrahim dengan Muslimat NU se-Jawa Barat di Gedung Sate.
"Kami saling berbagi pengalaman terutama format Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Best Practice tentang penanganan pandemi Covid-19 dan sebagainya. Sekaligus pengendalian angka kematian. Kami banyak bertukar pikiran dan belajar dari Jabar cara terbaik menangani penurunan kasus kematian akibat Pandemi Covid-19," ujarnya.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan Terhadap Jurnalis Tempo Nurhadi Naik ke Penyidikan
Menanggapi permintaan khusus dari Gubernur Khofifah, Kang Emil menyatakan kesanggupannya akan mendesain masjid yang ada di Islamic Centre Surabaya.
Ridwan Kami menyatakan, membangun atau mengarsiteki sebuah masjid merupakan salah satu bentuk dakwah sekaligus ladang amal. "Saya berjanji untuk Jawa Timur kami desainkan yang paling keren," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Kasus Penganiayaan Terhadap Jurnalis Tempo Nurhadi Naik ke Penyidikan
-
Ketemu Khofifah, Ridwan Kamil: Tidak Direncanakan, Jadi Politik Mah Tafsir
-
Khofifah Temui Ridwan Kamil Malam-malam, Ada Apa?
-
Permintaan Gubernur Jatim, Ridwan Kamil Desain Islamic Center Surabaya
-
Ramadhan, Pemprov Jatim Berikan Potongan Pajak Kendaraan Bermotor
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa
-
Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun