SuaraJatim.id - Kematian Matias Bala (52) Warga Desa Lidor Kecamatan Loahulu Kabupaten Rote Ndao NTT membuat gempar keluarga dan warga sekitar. Pasalnya, Matias yang sempat dilaporkan hilang ditemukan di areal persawahan dalam kondisi tewas dengan luka bacok pada Selasa (20/4/2021) petang.
Matias sendiri diperkirakan meninggal dunia sekitar 14 jam sebelum ditemukan atau sehari sebelumnya, Senin (19/4/2021).
Anak korban, Jekson Balla mengatakan, pada Senin siang sekitar pukul 11.00 WITA, dirinya pamit kepada korban karena ingin nonton televisi di rumah tetangganya. Jekson yang nonton hingga pukul 14.00 WITA, kemudian kembali ke rumahnya. Namun saat itu, dia tidak menemukan ayahnya di rumah.
Baru pada Selasa (20/4/2021), sekitar pukul 03.00 WITA, dia mengaku panik karena korban belum pulang ke rumah. Kemudian, dia berupaya menghubungi pihak keluarga melalui ponsel untuk melakukan pencarian.
Namun, pihak keluarga tidak mengetahui keberadaan korban. Sebelum menghilang dari rumah, Jekson mengatakan, sang ayah tidak mengenakan pakaian dan hanya menggunakan kain sarung berwarna merah bermotif kotak.
Anak Matias lainnya, Chiko Balla mengaku kalau korban pada Senin sekitar pukul 12.00 WITA, pamit hendak ke rumah Selfiana Balla (anak korban) yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban. Namun, korban hanya berada di rumah Selfi hanya sekitar 10 menit.
Sementara Selfiana Balla (39) mengaku, kalau korban memang ke rumahnya untuk bertemu cucunya dan langsung pergi. Saat itu korban tidak memakai baju namun hanya memakai kain sarung warna biru motif kotak-kotak.
Sementara itu, Kepala Desa Lidor Agustinus Ello, meminta kerabat korban dan aparat kepolisian mencari korban Matias Balla yang sudah satu hari tidak pulang kerumah. Sekira pukul 16.10 wita, Yulius Fando yang juga warga Dusun Oelalaol, Desa Lidor, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao melaporkan, jika korban di area persawahan dengan posisi terlentang dan tidak bergerak.
Mereka pun berteriak dan memangil kerabat korban yang lain kalau korban ditemukan sudah meninggal dan terdapat luka sobek pada leher bagian kanan korban.
Sekitar pukul 17.30 wita anggota Polsek Rote Barat Laut dipimpin Kapolsek Rote Barat Laut, Ipda Frits O Matly dan anggota Reskrim Polres Rote Ndao yang dipimpin KBO Sat Reskrim Aiptu Stefanus Palaka melakukan olah tempat kejadian dan sekitar pukul 19.30 wita jenazah korban dibawa ke RSUD Ba’a untuk dilakukan VER mayat.
Baca Juga: Carok Maut Gegara Klakson, Tokoh Madura Tewas, Lawannya Ditangkap
“Diduga kasus pembunuhan di kompleks persawahan Maleama (Dengka) yang terletak dusun Nafioen, desa Lidor, kecamatan loaholu,” ujar Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nur Cahyono seperti dilansir Digtara.com-jaringan Suara.com pada Rabu (21/4/2021).
Untuk sementara untuk pelaku masih dilakukan penyelidikan dan akan dilakukan penyidikan lebih lanjut. Penemuan mayat telah dibuatkan laporan polisi nomor LP/20/IV/2021 /NTT/Res Rnd/Sek RBL tanggal 20 April 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya
-
Gempar! 2 Oknum Hakim PN Lumajang Terseret Isu Sabu, Ketua Pengadilan: Belum Ada Laporan